Abban Said
Kontributor
Bantul (MAN 3 Bantul) – Mengawali hari pertama masuk sekolah pasca-libur Lebaran, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Bantul menggelar Apel Syawalan dan Penguatan Karakter di lapangan utama madrasah, Senin (30/03/2026). Momentum ini menjadi fondasi penting dalam membangun kecerdasan emosional dan spiritual seluruh civitas akademika sebelum kembali memacu prestasi akademik.
Suasana khidmat menyelimuti prosesi ikrar Syawalan yang dipandu oleh perwakilan siswa. Di hadapan barisan guru dan staf, seluruh siswa menyampaikan permohonan maaf setulus hati atas segala khilaf, baik lisan maupun perbuatan. Tradisi ini menjadi simbol peleburan dosa sekaligus pembersihan hati bagi keluarga besar madrasah yang akrab disapa Mantaba ini.
Kepala MAN 3 Bantul, Bapak Suyanto, S.Ag., M.S.I., dalam amanatnya menekankan bahwa esensi Idulfitri adalah transformasi diri yang nyata. Beliau mengupas tuntas filosofi "Minal Aidin wal Faizin" yang tidak hanya dimaknai sebagai tradisi lisan, tetapi harus diresapi secara substansial dalam kehidupan sehari-hari.
"Kembali kepada fitrah berarti kembali pada kejujuran dan kebersihan hati. Kemenangan melawan hawa nafsu selama Ramadan harus termanifestasi dalam kedisiplinan belajar dan integritas karakter, terutama dalam menumbuhkan budaya riset dan literasi yang menjadi napas perjuangan kita di MAN 3 Bantul," tegas Suyanto di hadapan ratusan siswa.
Lebih lanjut, beliau mengajak para siswa untuk mengonversi energi positif Ramadan menjadi bahan bakar semangat baru dalam berkarya. Menurutnya, karakter yang telah ditempa selama satu bulan penuh harus menjadi modal dasar bagi siswa untuk terus berinovasi melalui riset dan mengasah empati melalui tulisan.
"Idulfitri adalah titik start bagi kita untuk kembali mengukir prestasi, bukan garis finis. Saya berharap semangat kebersihan hati ini berbanding lurus dengan semangat kalian dalam menuntaskan proyek-proyek akademik dan riset yang sedang berjalan," tambahnya memberikan suntikan motivasi.
Apel ditutup dengan suasana penuh kehangatan saat para siswa dan guru saling berjabatan tangan secara tertib. Kegiatan ini diharapkan mampu menyolidkan sinergi seluruh civitas akademika guna mencapai target pendidikan dan memperkuat posisi MAN 3 Bantul sebagai madrasah unggulan berbasis riset di wilayah Yogyakarta. (Ris)