Meisya Anditasari
Kontributor
Bantul (MAN 3 Bantul) — Mahasiswa Praktik Kependidikan (PK) menggelar pembelajaran menulis teks Laporan Hasil Observasi (LHO) bersama peserta didik Kelas X di area sekitar perpustakaan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Bantul, (06/08/2026) . Alih-alih hanya membaca contoh teks dari buku paket di dalam kelas, peserta didik diajak turun langsung mengamati tanaman dan lingkungan hijau di sekitar perpustakaan. Kegiatan pembelajaran ini dirancang mahasiswa PK dengan mengintegrasikan nilai-nilai program Ekoteologi, program unggulan milik MAN 3 Bantul yang memadukan kesadaran lingkungan dengan nilai keagamaan. Integrasi ini menjadi salah satu bentuk kontribusi kegiatan PK terhadap pencapaian SDG 4 mengenai Pendidikan Berkualitas, sekaligus menghidupkan kembali kepedulian peserta didik terhadap lingkungan sekitar mereka.
Kegiatan diawali dengan pemaparan singkat mengenai struktur teks LHO yaitu pernyataan umum, deskripsi bagian, dan simpulan sebelum peserta didik dibagi ke dalam kelompok kecil untuk melakukan observasi langsung di lapangan. Setiap kelompok diberi kesempatan mengamati objek pilihan mereka sendiri, mulai dari jenis tanaman hias, bentuk daun, hingga warna dan tekstur yang tampak di area sekitar perpustakaan. Proses ini melibatkan mahasiswa PK sebagai fasilitator yang mendampingi jalannya diskusi kelompok, serta guru pamong yang turut mengarahkan peserta didik agar hasil pengamatan dapat dituangkan menjadi tulisan yang runtut dan sesuai kaidah kebahasaan teks LHO.
Hasil dari kegiatan ini cukup mengesankan. Peserta didik terlihat jauh lebih antusias dibandingkan saat pembelajaran menulis dilakukan sepenuhnya di dalam kelas. Interaksi langsung dengan objek nyata membuat mereka lebih mudah menemukan detail-detail spesifik untuk dituliskan, alih-alih sekadar mengarang deskripsi berdasarkan bayangan semata. Beberapa peserta didik bahkan menunjukkan inisiatif tambahan dengan mengaitkan hasil pengamatannya dengan pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian tanaman di lingkungan madrasah sebuah indikasi bahwa nilai ekoteologi yang menjadi program unggulan madrasah ini mulai terinternalisasi lewat kegiatan pembelajaran, tidak hanya berhenti sebagai program seremonial semata. Bagi madrasah, kegiatan ini turut memperkuat citra MAN 3 Bantul sebagai lembaga pendidikan yang konsisten mengintegrasikan isu keberlanjutan lingkungan ke dalam praktik pembelajaran sehari-hari, bukan sekadar wacana di atas kertas.