Admin
Kontributor
Bantul (MAN 3 Bantul) — Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantul menyelenggarakan Pertemuan Rutin dan Pembinaan di Aula MAN 3 Bantul, Rabu (23/9/2026).
Kegiatan yang mengusung tema "Sinergi Kebersamaan, Sukses Berbisnis Digital Bersama DWP" ini dihadiri oleh Pembina DWP Kemenag Bantul, Muntolib, Ketua DWP Kemenag Bantul, Siti Zulaikah, Kepala MAN 3 Bantul, Suyanto, Ketua DWP MAN 3 Bantul, Wira Hastuti, narasumber kewirausahaan digital Baru Oktavianto, serta Kepala KUA, Kepala Madrasah, dan seluruh pengurus serta anggota DWP Kemenag Bantul.
Acara dipandu oleh Kepala Perpustakaan Ulil Albab MAN 3 Bantul, Novi Perwitasari. Pertemuan dibuka dengan lantunan asmaul husna yang dipandu guru MAN 3 Bantul, Umi Mu’awanah dan ayat suci Al-Qur’an yang dibawakan oleh murid MAN 3 Bantul, Naila Ismathul Hawa. Semangat semakin terasa dengan menyanyikan lagu Indoesia Raya dan Mars Dharma Wanita yang dipandu Sinta Dewi Purwati, guru MAN 3 Bantul.
Kepala MAN 3 Bantul, Suyanto menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas terpilihnya MAN 3 Bantul sebagai tuan rumah kegiatan strategis ini. Dalam sambutannya, Suyanto menyambut hangat seluruh jajaran pengurus dan anggota DWP Kemenag Bantul."Selamat datang di Kampus MAN 3 Bantul Wonokromo. Kami berharap momen silaturahmi ini tidak hanya mempererat kebersamaan, tetapi juga menjadi sarana sinergi dalam melahirkan gagasan-gagasan produktif, khususnya dalam mendukung literasi keuangan dan pemberdayaan ekonomi keluarga di lingkungan Kemenag Bantul," tutur Suyanto.
Sementara itu, Ketua DWP MAN 3 Bantul, Wira Hastuti, selaku tuan rumah menyampaikan terima kasih atas kepercayaan menjadikan MAN 3 Bantul sebagai lokasi pertemuan. Ia menuturkan kegiatan ini diikuti oleh guru putri yang tidak terjadwal mengajar dan seluruh istri GTK, baik PNS maupun Non-PNS, sebagai wadah mempererat silaturahmi dan keguyuban.
Memasuki sesi pembinaan , Muntolib menyampaikan bahwa tema bisnis digital sangat relevan dengan perkembangan saat ini, di mana seluruh layanan termasuk di Kementerian Agama dan dunia pendidikan telah berbasis digital. Ia menegaskan ASN diperbolehkan berwirausaha untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga.
"Bisnis di era digital tidak harus memiliki toko di pinggir jalan yang strategis. Ibu-ibu bisa memulai usaha dari rumah. Ini adalah peluang besar untuk meningkatkan ekonomi keluarga," tuturnya.
Lebih lanjut, ia menceritakan komitmennya selama delapan tahun memimpin di lingkungan Kementerian Agama dalam mewujudkan madrasah yang bersih, rapi, dan indah, yang mengantarkan MAN 3 Bantul meraih berbagai prestasi dan kepercayaan pembangunan melalui skema SBSN dari usulan awal Rp 4 miliar menjadi Rp 12,7 miliar.
Pada kesempatan tersebut, ia juga memberikan penekanan khusus terkait literasi keuangan keluarga.
"Jangan sampai gaji habis untuk membayar utang. Di Bantul, aturannya jika berutang wajib menyisakan minimal 25 persen dari gaji atau tukin untuk dibawa pulang. Maksimal utang bank adalah 80 persen. Jika gaji minus, kinerja pasti akan turun," pesan Muntolib.
Lebih lanjut, Ketua DWP Kemenag Bantul, Siti Zulaikah mendorong segenap hadirin untuk mengikuti materi dengan baik.
“Hari ini kita akan belajar bersama tentang bisnis digital. Mari kita ikuti dengan baik agar dapat kita terapkan untuk menjaga ketahanan keluarga kita,” tandas Zulaikha.
Dalam kesempatan acara inti, narasumber Daru Oktavianto, guru MAN 5 Sleman sekaligus pebisnis digital memaparkan materi bertajuk "Sukses Bisnis Digital Bersama Si Putih" dengan berbagi tips dan strategi praktis membangun bisnis digital yang dapat dijalankan dari rumah. Daru memberikan tips dan cara membangun bisnis lelaui berbagai media sosial.
“Saat ini kesempatan untuk berbisnis sangat luas. Perkembangan teknologi pendukung menumbuhkan bisnis online. Bisnis online memiliki banyak keunggulan. Selain dapat menjadi tempat berbagi, media sosial dapat dimanfaatkan untuk membangun bisbis,” jelas Daru.
Salah satu peserta, Dennis Fella Febrina yang merupakan guru MAN 3 Bantul yang sekaligus menekuni dunia content creator mengungkapkan antusiasmenya dalam mengikuti pelatihan bisnis digital DWP Kemenag Bantul. “Kegiatan ini sangat mendukung kami dalam mengembangkan bisnis. Ilmu dan pengalaman yang disampaikan oleh narasumber menjadi pemacu untuk semangat memanfaatkan peluang perkembangan media sosial untuk membangun bisnis,” ungkap Fella. (Ris/Sal)