man 3 bantul MAN 3 BANTUL
Berita

Gempa Dimaknai sebagai Pengingat dari Allah, SUWAIBA MAN 3 Bantul Ajak Muhasabah Diri

Sumiyati

Kontributor

30
Selasa, 03 Maret 2026 · 07:24 WIB
Blog Image

Bantul (MAN 3 Bantul)   – Program dakwah digital SUWAIBA (Asupan Jiwa MANTABA) yang digagas MAN 3 Bantul kembali hadir pada Episode 12 tahun 1447 H melalui kanal YouTube resmi madrasah, Selasa (03/03/2026). Pada tayangan kali ini, tema yang diangkat berkaitan dengan fenomena alam yang belakangan sering terjadi, khususnya gempa bumi. Melalui kajian tersebut, pemirsa diajak memahami bahwa peristiwa alam tidak hanya dilihat dari sisi ilmiah, tetapi juga sebagai pengingat spiritual agar manusia semakin mendekat kepada Allah SWT.

Narasumber Yani Tri Harsiwi, guru Geografi MAN 3 Bantul, menjelaskan bahwa secara ilmu pengetahuan gempa terjadi akibat pergerakan lempeng bumi atau aktivitas vulkanik. Namun dalam sudut pandang keimanan, peristiwa tersebut dapat dimaknai sebagai teguran halus dari Sang Pencipta. Ia mengajak masyarakat untuk tidak hanya fokus pada data dan teori, tetapi juga mengambil hikmah agar manusia menyadari keterbatasan dirinya di hadapan kekuasaan Allah.

Dalam tausiyahnya, Yani juga mengaitkan fenomena gempa dengan pesan dalam Surah Al-Zalzalah yang menggambarkan bahwa bumi kelak akan menjadi saksi atas seluruh perbuatan manusia. Setiap langkah, baik kebaikan maupun keburukan, tidak akan luput dari catatan. Oleh karena itu, menurutnya, kejadian alam yang mengguncang seharusnya menjadi pengingat agar manusia lebih berhati-hati dalam bertindak dan memperbanyak amal saleh selama masih diberi kesempatan hidup.

Sebagai bentuk muhasabah, ia mengajak umat untuk memperbanyak istighfar, meningkatkan kepedulian kepada sesama, serta memperbaiki kualitas ibadah. Kesadaran bahwa kehidupan di dunia tidak kekal diharapkan dapat mendorong setiap orang untuk lebih siap menghadapi kehidupan akhirat. Melalui SUWAIBA, MAN 3 Bantul terus berupaya menghadirkan dakwah yang relevan dengan kondisi nyata, sehingga setiap peristiwa yang terjadi dapat menjadi pelajaran berharga bagi masyarakat.