Sumiyati
Kontributor
Bantul (MAN 3 Bantul) – Program dakwah digital SUWAIBA (Asupan Jiwa Inspiratif MANTABA) yang digagas MAN 3 Bantul kembali hadir pada Ramadan 1447 H dengan menghadirkan kajian inspiratif pada episode ke-18, Selasa (10/03/2026). Tema yang diangkat kali ini adalah Ramadan Bersama Al-Qur’an, sebuah ajakan bagi generasi muda untuk memaknai bulan suci tidak hanya sebagai rutinitas ibadah, tetapi juga sebagai momentum memperkuat hubungan dengan kitab suci. Tausiyah disampaikan oleh Muhammad Faiq Zahiy, siswa kelas X A, yang tampil percaya diri di hadapan pemirsa melalui kanal YouTube resmi madrasah.
Dalam penyampaiannya, Faiq mengingatkan bahwa Ramadan dikenal sebagai bulan turunnya Al-Qur’an sehingga seharusnya diisi dengan memperbanyak tilawah dan memahami maknanya. Ia menilai bahwa sebagian orang masih terfokus pada hal-hal yang bersifat lahiriah, padahal tujuan utama Ramadan adalah meningkatkan keimanan dan ketakwaan. Oleh karena itu, ia mengajak para pelajar untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup, bukan sekadar dibaca tanpa dipahami.
Agar Ramadan lebih bermakna, Faiq menyampaikan beberapa langkah yang dapat dilakukan, di antaranya memperbaiki niat dalam beribadah, menjaga konsistensi membaca Al-Qur’an setiap hari, serta berusaha memahami isi kandungannya. Selain itu, ia menekankan bahwa keberhasilan menjalani Ramadan tidak hanya diukur dari banyaknya ibadah, tetapi juga dari perubahan sikap, seperti menjadi lebih jujur, sabar, dan peduli terhadap sesama.
Melalui program SUWAIBA, MAN 3 Bantul terus memanfaatkan media digital sebagai sarana dakwah yang dekat dengan generasi muda. Keterlibatan siswa sebagai pengisi tausiyah diharapkan dapat melatih keberanian, kemampuan berbicara, serta memperkuat nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan inovasi ini, madrasah berharap pesan-pesan Al-Qur’an dapat tersampaikan secara lebih luas dan mudah diterima oleh masyarakat, khususnya kalangan pelajar.