◷ | WIB
man 3 bantul MAN 3 BANTUL
Berita

Guru Bahasa Indonesia MA DIY Didorong Jadikan Menulis sebagai Investasi Kekayaan Intelektual

Sumiyati

Kontributor

12
Selasa, 19 Mei 2026 · 14:20 WIB
Blog Image

BANTUL (MAN 3 Bantul) – Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Indonesia Madrasah Aliyah se-Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar pertemuan bertajuk Strategi Jitu dalam Berproses Kreatif di Oemah Canting, Imogiri, Bantul, Selasa (19/5/2026). Kegiatan yang diikuti guru Bahasa Indonesia dari berbagai kabupaten di DIY ini menghadirkan praktisi sastra dan Ketua Yayasan Literasi Edukasi Sastra Nusantara (LESaN), Tedi Kusyairi, sebagai narasumber utama untuk menguatkan budaya literasi dan kreativitas menulis di kalangan pendidik.

Ketua MGMP Bahasa Indonesia MA DIY, Azhariansyah, menyampaikan bahwa guru memiliki potensi besar untuk menjadi penggerak literasi, tidak hanya di ruang kelas tetapi juga melalui karya tulis yang bermanfaat bagi masyarakat. Ia berharap pelatihan ini mampu mengubah cara pandang guru terhadap menulis sebagai bagian dari pengembangan profesional sekaligus bekal yang dapat diwariskan kepada peserta didik di madrasah masing-masing.

Dalam pemaparannya, Tedi Kusyairi menegaskan bahwa menulis merupakan bentuk investasi kekayaan intelektual yang memiliki nilai jangka panjang. Menurutnya, gagasan yang dituangkan dalam tulisan dapat berkembang menjadi buku, karya digital, naskah film, maupun berbagai produk kreatif lainnya. Ia juga mendorong guru untuk memulai dari pengalaman dan bidang yang paling dikuasai, kemudian mengembangkan tema-tema yang bersifat universal agar karya memiliki daya hidup yang lebih panjang.

Selain membahas strategi kreatif, peserta juga diajak membangun kebiasaan menyunting karya secara mandiri, memilih penerbit yang menghargai hak cipta, serta memanfaatkan media digital sebagai sarana publikasi. Melalui kegiatan ini, MGMP Bahasa Indonesia MA DIY berharap para guru semakin produktif menghasilkan karya berkualitas sehingga mampu memperkuat tradisi literasi sekaligus menginspirasi lahirnya generasi madrasah yang gemar membaca, menulis, dan berkarya.