Abban Said
Kontributor
Bantul (MAN 3 Bantul) – Tak ingin berpuas diri dengan predikat Juara III Perpustakaan Tingkat Nasional, Perpustakaan Ulil Albab MAN 3 Bantul kembali menggebrak dengan program inovatif. Pada Jumat (20/02/2026), Kepala Perpustakaan Ulil Albab, Novi Perwitasari, S.H.I., M.H., mewajibkan seluruh Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) untuk berpartisipasi aktif dalam pengadaan koleksi buku terbaru.
Langkah berani ini diambil untuk memastikan koleksi perpustakaan tetap segar dan relevan dengan kebutuhan pembelajaran masa kini. Para guru diberikan mandat penuh untuk mengajukan usulan buku, mulai dari buku ajar, referensi ilmiah, hingga karya fiksi dan non-fiksi berkualitas. Hal ini bertujuan agar perpustakaan tidak hanya menjadi deretan rak buku, tetapi menjadi sumber ilmu yang "hidup" dan aplikatif bagi siswa.
Proses usulan ini dilakukan sepenuhnya secara digital melalui tautan khusus yang telah disediakan. Sistem daring ini dirancang agar pengumpulan data kebutuhan buku lebih terorganisir, transparan, dan tepat sasaran. Dengan melibatkan para praktisi pendidikan (GTK), buku-buku yang nantinya hadir di rak perpustakaan dipastikan merupakan hasil kurasi para ahli di bidangnya masing-masing.
Novi Perwitasari menegaskan bahwa keterlibatan GTK adalah kunci utama dalam mempertahankan standar nasional yang telah diraih. "Kualitas layanan Perpustakaan Ulil Albab harus terus meningkat. Kami ingin memastikan bahwa setiap buku yang tersedia benar-benar mendukung riset dan literasi warga madrasah, seiring dengan reputasi kami di level tertinggi," ungkapnya.
Melalui program ini, Perpustakaan Ulil Albab MAN 3 Bantul optimis dapat memperkuat ekosistem literasi yang lebih inklusif. Koleksi yang mutakhir dan berkualitas diharapkan mampu menjadikan perpustakaan sebagai "jantung pengetahuan" yang inspiratif, sekaligus mencetak generasi madrasah yang unggul di bidang akademik maupun wawasan global.(Ris)