◷ | WIB
man 3 bantul MAN 3 BANTUL
Berita

Guru MAN 3 Bantul Tanam Mangrove dan Bersihkan Pantai Baros

Sumiyati

Kontributor

18
Selasa, 11 Agustus 2026 · 13:27 WIB
Blog Image

BANTUL (MAN 3 Bantul) — Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantul menggelar aksi peduli lingkungan bertajuk “Pengamalan Nilai Ekoteologi Melalui Penanaman Bakau dan Pembersihan Pantai” di Pantai Baros, Bantul, Selasa (11/8/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WIB tersebut melibatkan pengurus DWP Kemenag Bantul, warga pesisir, serta sejumlah pendidik, termasuk dua guru MAN 3 Bantul, Sumiyati, S.Pd., M.A., dan Yani Tri Harsiwi, S.Pd.

Aksi tersebut menjadi bagian dari refleksi satu tahun masa kepengurusan DWP Kemenag Bantul sekaligus upaya menanamkan nilai ekoteologi dalam kehidupan sehari-hari. Dalam kegiatan itu, peserta diajak memahami bahwa manusia memiliki amanah untuk menjaga dan merawat alam sebagai bagian dari tanggung jawab kepada Tuhan. Nilai tersebut kemudian diwujudkan melalui aksi nyata berupa penanaman bibit mangrove dan pembersihan sampah di kawasan pesisir Pantai Baros.

Para peserta menanam bibit mangrove dengan memindahkannya dari polybag, kemudian memasangnya pada bambu penyangga agar lebih kuat menghadapi gelombang. Penanaman dilakukan hingga mencapai sekitar 200 meter ke arah barat, meskipun kondisi air laut sedang mengalami pasang besar. Kegiatan tetap berlangsung dengan semangat gotong royong dan tetap mengutamakan keselamatan peserta.

Bagi guru MAN 3 Bantul, kegiatan tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi sarana pendidikan karakter dan keteladanan bagi lingkungan sekolah. Sumiyati menilai menjaga alam merupakan bagian dari pengamalan keimanan, sedangkan Yani Tri Harsiwi menekankan bahwa mangrove memiliki peran penting sebagai benteng ekologis untuk mengurangi abrasi dan melindungi daratan dari gelombang pasang. Melalui aksi tersebut, DWP Kemenag Bantul bersama para pendidik mengajak masyarakat untuk terus menjaga kelestarian lingkungan demi keberlanjutan kehidupan generasi mendatang.