Ris Mulyati
Kontributor
Bantul (MAN 3 Bantul) — Dalam upaya memperluas cakrawala berpikir dan membekali siswa dengan pemahaman lintas budaya, MAN 3 Bantul menyelenggarakan kegiatan Cross Cultural Education pada Selasa (08/09/2026). Kegiatan yang menghadirkan penutur asli (native speaker) asal Jepang tersebut berlangsung di aula madrasah setempat mulai pukul 08.00 hingga 10.00 WIB dan diikuti secara khidmat oleh seluruh murid kelas XI.
Rangkaian agenda diawali sejak pukul 07.30 WIB, diawali pembiasaan religius berupa pembacaan Asmaul Husna dan doa bersama. Demi menjamin kekhusyukan dan ketertiban selama seminar berlangsung, para wali kelas turut mendampingi serta mengondisikan para siswa. Skema ketertiban diterapkan secara optimal melalui penyerahan telepon seluler (smartphone) siswa di meja presensi depan lobby aula, serta pemberlakuan aturan pembatasan pengambilan dokumentasi foto maupun video selama pemaparan materi.
Dalam paparannya, narasumber membagikan beragam perspektif inspiratif mengenai kearifan budaya masyarakat Jepang, pengalaman berharga menempuh pendidikan di Negeri Sakura, serta dinamika kehidupan sosial di sana. Lebih lanjut, narasumber juga menegaskan pentingnya literasi bahasa asing sebagai instrumen kunci dalam meningkatkan kompetensi diri, memperluas wawasan global, hingga membuka kesempatan untuk menjelajahi berbagai belahan dunia.
Para siswa tampak antusias menyimak dan mencatat poin-poin esensial dalam lembar catatan yang telah disiapkan. Pihak madrasah berharap melalui edukasi budaya ini, motivasi belajar siswa kelas XI makin meningkat, khususnya dalam menguasai bahasa internasional sebagai bekal bersaing di era global tanpa mengesampingkan identitas dan nilai-nilai kebangsaan. (Ris)