Sumiyati
Kontributor
BANTUL (MAN 3 Bantul) - MAN 3 Bantul menyelenggarakan kegiatan praktik manasik haji bagi siswa kelas X di Fatimatuz Zahra, Semarang, pada Selasa (05/05/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari pembelajaran Fikih yang dirancang untuk memberikan pengalaman langsung kepada peserta didik dalam memahami tata cara pelaksanaan ibadah haji, sekaligus menguatkan implementasi Kurikulum Merdeka yang menekankan pembelajaran kontekstual dan bermakna.
Didampingi guru serta wali kelas, para siswa mengenakan pakaian ihram dan mengikuti seluruh rangkaian manasik, mulai dari miqat, tawaf, sa’i, wukuf, hingga tahallul. Miniatur kawasan Tanah Suci yang menyerupai kondisi aslinya memberikan suasana belajar yang lebih realistis sehingga siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mempraktikkan setiap rukun dan wajib haji secara benar.
Kepala MAN 3 Bantul, Drs. Suyanto, S.Ag., M.S.I., menyampaikan bahwa pembelajaran keagamaan perlu menyentuh aspek pengetahuan, keterampilan, dan pembentukan karakter spiritual. Menurutnya, pengalaman praktik secara langsung akan membantu siswa membangun pemahaman yang lebih mendalam tentang makna ibadah haji, sehingga ilmu yang diperoleh tidak berhenti pada hafalan, tetapi menjadi bekal untuk kehidupan beragama di masa depan.
Keberhasilan kegiatan ini juga didukung oleh kolaborasi guru-guru Rumpun Agama yang membimbing bacaan talbiyah, doa-doa haji, serta menjelaskan hikmah di balik setiap rangkaian ibadah. Melalui praktik manasik haji, MAN 3 Bantul terus berkomitmen membentuk generasi yang religius, berkarakter, dan mampu mengamalkan nilai-nilai Islam secara utuh dalam kehidupan sehari-hari.