◷ | WIB
man 3 bantul MAN 3 BANTUL
Berita

MAN 3 Bantul Kembangkan Ekoteologi Lewat Kolam Lele dari Galon Bekas

Sumiyati

Kontributor

21
Jumat, 14 Agustus 2026 · 13:37 WIB
Blog Image

BANTUL (MAN 3 Bantul) — MAN 3 Bantul memperkuat gerakan peduli lingkungan melalui Gerakan Cinta Lingkungan (GCL) 2026 yang memadukan nilai ekoteologi Islam, Kurikulum Berbasis Cinta (KBC), dan program Adiwiyata. Komitmen tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang diikuti seluruh Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) di Aula MAN 3 Bantul, Jumat (14/8/2026). Rapat dipimpin Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum Wahyudi, S.S., M.Sc., didampingi Reza Oky Iswiranto, S.Pd.

Program GCL dirancang tidak berhenti pada kegiatan kebersihan, tetapi menjadi bagian dari pembentukan karakter siswa dalam menjaga lingkungan. Pada kelas X, peserta didik akan memanfaatkan galon bekas berkapasitas 15 liter untuk membuat instalasi kolam mini ikan lele yang dipadukan dengan akuaponik tanaman kangkung. Galon lainnya dimanfaatkan sebagai wadah Tanaman Obat Keluarga (TOGA), sehingga barang bekas dapat diolah menjadi sarana pembelajaran yang memiliki manfaat ekologis.

Sementara itu, siswa kelas XI dan XII akan menjalankan program Taman Asuh serta mengembangkan Losida atau Lodong Sisa Dapur. Melalui Taman Asuh, setiap kelas bertanggung jawab menata dan merawat area hijau dengan tanaman tertentu yang dilengkapi informasi taksonomi. Adapun Losida menggunakan pipa PVC yang ditanam di tanah untuk membantu menguraikan sampah organik dari dapur dan kantin sekaligus mendukung kesuburan tanaman.

Pelaksanaan GCL juga dikaitkan dengan penilaian rapor melalui rubrik berskala 1–5 yang mencakup penerapan prinsip 3R, kualitas karya, estetika tanaman, K3, dan gotong royong. Aksi lapangan dijadwalkan berlangsung pada 18–21 Agustus 2026, kemudian dilanjutkan dengan penjurian karya kelas X pada akhir Agustus serta pemeliharaan dan evaluasi Taman Asuh dan Losida hingga Desember 2026. Melalui program tersebut, MAN 3 Bantul berupaya menjadikan kepedulian terhadap lingkungan sebagai bagian dari proses pendidikan yang berkelanjutan.