man 3 bantul MAN 3 BANTUL
Berita

MAN 3 Bantul Sajikan Kultum Siswa dengan Judul "Jujur Adalah Ladang Kebaikan"

Abban Said

Kontributor

96
Rabu, 25 Februari 2026 · 01:31 WIB
Blog Image

Bantul (MAN 3 Bantul) -- Suasana Mushola Raudatul Jannah MAN 3 Bantul pada Selasa siang (24/2/2026) terasa khidmat usai pelaksanaan sholat Dhuhur berjamaah. Di hadapan para siswa dan Guru Tenaga Kependidikan (GTK), Ibnu Khoirul Habibi, siswa kelas XIC tampil menyampaikan kultum bertajuk "Jujur Adalah Ladang Kebaikan."

Dengan penuh percaya diri dan penyampaian yang lancar, Ibnu menunjukkan kesiapan siswa kelas XI MANTABA untuk tampil di depan banyak orang. Penampilannya menjadi bukti bahwa generasi muda MAN 3 Bantul tidak hanya siap secara akademik, tetapi juga matang dalam menyampaikan pesan-pesan moral dan spiritual.

Dalam kultumnya, Ibnu menegaskan bahwa ibadah puasa merupakan sekolah kejujuran yang paling nyata bagi umat Muslim. "Saat kita berpuasa dan sedang sendirian, tidak ada orang lain yang benar-benar tahu apakah kita tetap berpuasa atau tidak. Di situlah kejujuran diuji," ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa nilai kejujuran harus dibawa ke dalam seluruh aspek kehidupan, baik dalam belajar, berteman, maupun dalam interaksi sosial sehari-hari. Kejujuran, menurutnya, adalah wujud nyata dari iman dan takwa yang sesungguhnya.

Untuk menghadirkan perubahan yang berkualitas, Ibnu mengajak seluruh hadirin menerapkan prinsip Ibda' Binafsika --- memulai segala kebaikan dari diri sendiri. Ia mengutip firman Allah dalam Al-Qur'an Surat Al-Qur'an, tepatnya Surah Az-Zalzalah ayat 7--8:
"Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat zarah pun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya. Dan barang siapa yang mengerjakan kejahatan seberat zarah pun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya pula."

Sebagai bentuk implementasi nyata, Ibnu memaparkan beberapa langkah praktis agar kejujuran benar-benar menjadi karakter yang melekat:
1. Segerakan Niat Baik: Jangan menunda rencana baik yang sudah terlintas di hati.
2. Mulai dari Hal Sederhana: Lakukan kebaikan kecil seperti menyebarkan energi positif atau membantu orang sekitar.
3. Konsistensi Sekarang Juga: Jadikan momen Ramadhan sebagai garis start untuk menjadi pribadi yang lebih jujur dan amanah.
Menurutnya, jika setiap pemuda mampu menerapkan kejujuran mulai dari dirinya sendiri, maka berbagai krisis sosial di sekitar akan lebih mudah teratasi.

Menutup kultumnya, Ibnu mengajak seluruh siswa dan GTK untuk menjadikan kejujuran bukan sekadar slogan, melainkan gaya hidup yang melekat dalam identitas diri sebagai Muslim yang moderat dan berintegritas. Kultum siang itu pun ditutup dengan doa bersama oleh ustadz Ibnu Sakan, yang meninggalkan pesan mendalam bahwa kejujuran adalah ladang kebaikan yang hasilnya akan kembali kepada diri sendiri.(Pri)