Abban Said
Kontributor
Bantul (MAN 3 Bantul) – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Bantul kembali mengukuhkan eksistensinya sebagai madrasah pencetak talenta melalui gelaran MANFISCO (Mantaba Festival Islamic Competition) 2026. Puncak acara yang berlangsung meriah pada Kamis (12/2/2026) ini menjadi ajang unjuk gigi bagi ratusan siswa SMP/MTs sederajat di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta.
Kegiatan ini bukan sekadar perlombaan rutin, melainkan langkah strategis MAN 3 Bantul untuk menjaring bibit unggul sejak dini. Dengan menyasar siswa kelas 9, madrasah yang akrab disapa Mantaba ini berupaya memperkenalkan lingkungan pendidikan yang memadukan kedalaman spiritual dengan kecakapan intelektual dan seni.
Sebanyak lima cabang lomba offline menjadi magnet utama bagi para peserta. Kompetisi tersebut mencakup bidang religi melalui Musabaqah Hifzil Quran (MHQ) dan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ), bidang seni lewat ARTICA (Art of Islamic Calligraphy) dan MUSIA (Musikalisasi Puisi Bahasa Indonesia), hingga bidang akademik melalui kompetisi Esai Sains. Keberagaman cabang ini mencerminkan komitmen madrasah dalam mendukung profil pelajar yang komprehensif.
Rangkaian MANFISCO 2026 sendiri telah bergulir sejak pertengahan Januari. Proses pendaftaran daring dan pengumpulan karya dimulai pada 13 Januari hingga 7 Februari, disusul dengan Technical Meeting pada 29 Januari. Sementara itu, antusiasme memuncak saat pelaksanaan lomba dan pengumuman pemenang yang digelar serentak pada hari ini, memberikan kesan kompetisi yang kompetitif namun tetap sportif.
Salah satu daya tarik utama yang membuat peserta membanjiri ajang ini adalah penghargaan yang diberikan. Selain piala dan uang pembinaan, para pemenang berhak mendapatkan sertifikat berlisensi Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) DIY. Sertifikat ini memiliki nilai strategis tinggi bagi siswa, terutama sebagai portofolio untuk masuk ke jenjang pendidikan menengah atas melalui jalur prestasi.
Kepala MAN 3 Bantul, Suyanto, S.Ag., M.S.I., berharap melalui MANFISCO, lahir generasi muda yang tidak hanya cerdas secara kognitif, tetapi juga memiliki karakter islami yang kokoh. Penutupan acara yang diwarnai dengan pengumuman juara menandai suksesnya agenda tahunan ini, sekaligus mempertegas posisi MAN 3 Bantul sebagai pusat keunggulan pendidikan di Yogyakarta.(Ris)