Septarina
Kontributor
Bantul (MAN 3 Bantul) - Mahasiswa Praktik Kependidikan (PK) Pendidikan Sosiologi melaksanakan pembelajaran mengenai permasalahan sosial akibat pengelompokan sosial bersama peserta didik kelas XI D Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Bantul, Jumat (17/09/2026). Pembelajaran kali ini menggunakan metode Gallery Walk, yang memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk memahami berbagai permasalahan sosial melalui hasil kerja kelompok sekaligus melihat persoalan dari beragam perspektif.
Kegiatan diawali dengan pembagian peserta didik ke dalam beberapa kelompok. Setiap kelompok mendapatkan topik permasalahan sosial yang berbeda untuk dikaji dan disajikan dalam bentuk media visual. Topik yang dibahas berkaitan dengan fenomena sosial yang dekat dengan kehidupan masyarakat, sehingga peserta didik dapat menghubungkan materi Sosiologi dengan realitas yang mereka temui dalam kehidupan sehari-hari.
Setelah menyelesaikan hasil kerja kelompok, peserta didik melakukan Gallery Walk dengan mengunjungi hasil kerja kelompok lainnya. Secara bergantian, mereka membaca, mengamati, dan memahami informasi yang telah disajikan oleh kelompok lain. Melalui kegiatan tersebut, peserta didik tidak hanya mempelajari permasalahan yang menjadi tugas kelompoknya, tetapi juga memperoleh pengetahuan mengenai berbagai persoalan sosial lainnya.
Dalam proses Gallery Walk, peserta didik didorong untuk memberikan tanggapan, mengajukan pertanyaan, serta mendiskusikan informasi yang mereka temukan. Perbedaan topik dan cara penyajian membuat peserta didik dapat melihat bahwa suatu permasalahan sosial dapat dipahami melalui berbagai sudut pandang. Kegiatan ini juga memberikan ruang bagi peserta didik untuk saling bertukar pemikiran dan belajar dari hasil kerja teman-temannya.
Mahasiswa PK berperan sebagai fasilitator yang mendampingi jalannya pembelajaran, memberikan arahan, serta mendorong peserta didik agar aktif dalam berdiskusi. Suasana pembelajaran menjadi lebih interaktif karena peserta didik tidak hanya mendengarkan penjelasan, tetapi juga bergerak, mengamati, berdiskusi, dan menyampaikan pendapat. Kegiatan ini sekaligus melatih kemampuan penalaran kritis, komunikasi, kolaborasi, dan kreativitas peserta didik.
Pembelajaran melalui Gallery Walk juga sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas. Kegiatan ini memberikan pengalaman belajar yang aktif, kontekstual, dan berpusat pada peserta didik. Selain itu, kegiatan turut mendukung SDG 16 tentang Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh melalui pembiasaan berdialog, menghargai perbedaan pendapat, serta meningkatkan kepedulian terhadap berbagai persoalan sosial.
Melalui Gallery Walk, pembelajaran Sosiologi tidak hanya berfokus pada pemahaman konsep, tetapi juga mengajak peserta didik untuk mengenali dan memahami berbagai permasalahan sosial yang ada di sekitar mereka. Peserta didik belajar bahwa sebuah persoalan dapat memiliki penyebab, dampak, dan sudut pandang yang beragam.
Ke depan, mahasiswa PK berharap metode Gallery Walk dapat terus dikembangkan dan diterapkan pada materi Sosiologi maupun jenjang kelas lainnya di MAN 3 Bantul. Dengan memilih topik yang dekat dengan kehidupan peserta didik dan menyajikannya secara kreatif, pembelajaran dapat menjadi lebih menarik dan bermakna. Kegiatan seperti ini diharapkan dapat membantu peserta didik semakin kritis dalam melihat persoalan sosial sekaligus membangun sikap terbuka terhadap perbedaan perspektif.