◷ | WIB
man 3 bantul MAN 3 BANTUL
Artikel Guru

Merawat Tradisi, Mengukir Prestasi: Guru MAN 3 Bantul Resmi Jabat Kepala MTs N 8 Bantul

Admin

Kontributor

6
Selasa, 29 September 2026 · 04:25 WIB
Blog Image

Bantul (MTs N 8 Bantul) -  Suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan mewarnai acara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kepala MTsN 8 Bantul. Guru MAN 3 Bantul,  Syamsul Anam secara resmi menerima jabatan sebagai kepala MTs N 8 Bantul yang baru. Jabatan Kepala MTsN 8 Bantul secara resmi diserahterimakan dari pejabat lama, Imam Syamroni. Rangkaian acara diawali dengan pembukaan, penyanyian lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars Madrasah, serta sambutan dari Kepala Tata Usaha (KTU) MTsN 8 Bantul, Nur Hasanah, dan Ketua Komite Madrasah, Kyai Ahmadi.

Dalam pesan pamitnya, Imam Syamroni menegaskan bahwa mutasi dan rotasi jabatan merupakan hal yang wajar dalam sebuah organisasi demi penyegaran serta peningkatan kualitas lembaga. Selain menyampaikan ucapan selamat datang kepada rombongan dari MAN 3 Bantul, ia juga menyampaikan terima kasih yang mendalam kepada seluruh stakeholder MTsN 8 Bantul atas kerja sama dan dukungan selama masa kepemimpinannya."Selamat menjalankan estafet perjuangan dan perjalanan di MTsN 8 Bantul. Semoga setiap langkah dan perjalanan ke depan selalu dihiasi dengan kebaikan," tutur Imam Syamroni.
Usai sesi istirahat, Kepala MAN 3 Bantul, Suyanto yang memimpin rombongan pengantar, menyampaikan apresiasi atas pengabdian Samsul Anam yang telah bertugas di MAN 3 Bantul selama 10 tahun sebelum dilantik menjadi Kepala MTsN 8 Bantul pada 17 September 2026 lalu.
 

"Hari ini keluarga besar MAN 3 Bantul mengantar Bapak Samsul Anam ke medan perjuangan yang baru. Meskipun secara kedinasan kita berpisah, namun ikatan kekeluargaan akan tetap terjalin selamanya. Insya Allah, kami senantiasa mendukung penuh beliau dalam mengemban amanah baru ini," ujar Dr. Suyanto seraya memperkenalkan rombongan dari MAN 3 Bantul dan menutup sambutannya dengan doa bersama.

Sementara itu, dalam sambutan perdananya sebagai Kepala MTsN 8 Bantul, Samsul Anam mengutip pepatah Arab:“Al-fadhlu lil mutaqaddim wa in ahsanal muta’akhkhir” (الفَضْلُ لِلْمُتَقَدِّمِ وَإِنْ أَحْسَنَ الْمُتَأَخِّرُ) Keutamaan itu milik para pendahulu, meskipun generasi penerusnya mengukir kebaikan.Ungkapan tersebut disampaikannya sebagai bentuk penghormatan atas fondasi dan perjuangan yang telah dibangun di madrasah yang telah berdiri selama 44 tahun tersebut. Ia merangkul seluruh warga madrasah untuk menjaga serta meningkatkan capaian yang ada.

"Mari kita ciptakan dan teruskan kebersamaan ini sesuai kaidah "memelihara tradisi lama yang baik dan mengambil hal baru yang lebih baik". Usaha kita harus dilakukan secara lahir dan batin. Di akhir zaman ini, benteng utama kita adalah memperbanyak shalawat, dan meyakini bahwa apa pun yang terjadi merupakan ketetapan Allah Swt.," papar Samsul Anam.

Acara selanjutnya yakni pembinaan oleh pengawas madrasah. Pengawas Madrasah, Suhdadi, dalam pembinaannya turut mengingatkan pentingnya dedikasi dalam bertugas.

"Pekerjaan dan jabatan ada batas waktunya, tetapi kekeluargaan berlangsung selamanya (saklawase). Oleh karena itu, maksimalkan peran dan kontribusi terbaik dalam mengabdi di madrasah," tegasnya.

Acara Sertijab yang berlangsung khidmat tersebut diakhiri dengan pembacaan doa bersama dan penutup. (nov/sal)