Sumiyati
Kontributor
BANTUL (MAN 3 Bantul) - MAN 3 Bantul kembali mengukuhkan posisinya sebagai salah satu madrasah unggulan di Yogyakarta setelah 23 pelajarnya dinyatakan lulus Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP) 2026. Berdasarkan rekapitulasi data terakhir, Sabtu (31/3/2026) malam, para siswa berhasil mengamankan kursi di deretan perguruan tinggi negeri (PTN) papan atas Indonesia. Keberhasilan massal ini membuktikan bahwa kualitas akademik madrasah tersebut mampu bersaing ketat di level nasional.
Siswa-siswi berprestasi ini tersebar di berbagai universitas favorit, termasuk Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), UPN Veteran Yogyakarta, dan Universitas Sebelas Maret (UNS). Hebatnya lagi, jurusan yang mereka masuki sangat beragam, mulai dari rumpun humaniora hingga teknologi modern. Dua di antaranya adalah Azimatu Nurul Hafizhah dari kelas XII G yang diterima di Sastra Arab UGM, serta Anisa Damayanti dari kelas XII C yang sukses menembus Teknik Informatika UPN Veteran Yogyakarta.
"Kami sangat bersyukur karena bimbingan intensif dari para guru dan tim konseling sejak kelas X terbukti membuahkan hasil yang maksimal," ujar Azimatu Nurul Hafizhah saat dimintai keterangan mengenai keberhasilannya.
Tidak hanya unggul dari sisi akademis, jalur seleksi tahun ini juga menjadi bukti nyata kepedulian MAN 3 Bantul terhadap keterbatasan finansial siswa. Beberapa pelajar, seperti Erlina Sulistya Ningrum, Alifia Bintang Mumpuni, dan Fikria Nurussyifa, berhasil melenggang ke kampus impian mereka melalui skema beasiswa KIP-Kuliah (KIP-K). Program bantuan ini memastikan bahwa faktor ekonomi tidak lagi menjadi penghalang bagi siswa madrasah untuk mengejar pendidikan setinggi-tingginya.
Kepala MAN 3 Bantul menyatakan rasa bangga yang mendalam atas dedikasi luar biasa yang ditunjukkan oleh anak didiknya. "Prestasi ini merupakan buah dari kerja keras, doa, serta strategi pemetaan bakat yang matang, dan kami berkomitmen penuh untuk terus mengawal siswa lain yang akan berjuang di jalur UTBK-SNBT maupun ujian mandiri," tegasnya menutup wawancara.