man 3 bantul MAN 3 BANTUL
Berita

Ramadan 1447 H Jadi Momentum Muhasabah, SUWAIBA MAN 3 Bantul Ajak Perkuat Ketakwaan di Tengah Gejolak Dunia

Sumiyati

Kontributor

38
Jumat, 06 Maret 2026 · 07:36 WIB
Blog Image

Bantul (MAN 3 Bantul) – Memasuki sepuluh hari kedua Ramadan 1447 H, MAN 3 Bantul kembali menghadirkan program dakwah digital SUWAIBA (Asupan Jiwa Inspiratif  MANTABA) Episode 14 yang tayang Kamis (05/03/2026). Pada kesempatan ini, narasumber M. Abdul Mujid, M.A., menyampaikan tausiyah bertema bulan evaluasi dan kontemplasi ruhani. Ia mengajak umat Islam menjadikan Ramadan sebagai waktu terbaik untuk melakukan introspeksi diri, terutama di tengah kondisi dunia yang penuh perubahan dan berbagai fenomena alam yang mengingatkan manusia akan kebesaran Allah SWT.

Dalam pemaparannya, Abdul Mujid menjelaskan bahwa berbagai peristiwa yang terjadi di dunia, termasuk fenomena alam seperti gerhana, dapat menjadi tanda kebesaran Allah yang seharusnya menambah keimanan. Menurutnya, Ramadan adalah kesempatan untuk memperbaiki kualitas batin setelah manusia selama setahun disibukkan dengan urusan dunia. Puasa tidak hanya melatih kesabaran, tetapi juga menjadi sarana memperkuat keimanan agar tidak mudah terpengaruh oleh kehidupan yang serba material.

Ia juga menekankan perbedaan antara ketaatan dan ketakwaan. Ketaatan dalam ibadah memiliki keringanan sesuai kemampuan, namun ketakwaan menuntut kesungguhan untuk menjauhi larangan Allah dalam keadaan apa pun. Melalui ibadah puasa, seseorang dilatih untuk jujur dan disiplin meskipun tidak ada yang melihat, sehingga terbentuk pribadi yang memiliki integritas dan pengendalian diri yang kuat.

Menjelang akhir Ramadan, Abdul Mujid mengajak umat Islam mempersiapkan diri menyambut Lailatul Qadar dengan memperbanyak ibadah dan memperbaiki hati. Ia mengingatkan bahwa malam istimewa tersebut bukan hanya untuk dikejar secara ritual, tetapi harus dimaknai sebagai kesempatan untuk kembali kepada fitrah. Melalui program SUWAIBA, MAN 3 Bantul berharap pesan-pesan keagamaan yang disampaikan dapat menjadi penguat spiritual bagi masyarakat agar tetap teguh menjalani kehidupan di tengah berbagai tantangan zaman.