man 3 bantul MAN 3 BANTUL
Berita

Rapat Evaluasi Kemah Bhakti Mada XXXI: Momentum MAN 3 Bantul Berbenah Diri

Abban Said

Kontributor

123
Rabu, 03 Juni 2026 · 01:15 WIB
Blog Image

Bantul (MAN 3 Bantul) – Dalam upaya mengukur akuntabilitas kinerja sekaligus memetakan standar mutu kegiatan kesiswaan, panitia Kemah Bakti Mada (KBM) ke-31 MAN 3 Bantul menggelar rapat evaluasi menyeluruh pada Selasa (02/06/2026). Rapat yang berlangsung hangat namun tetap formal di ruang pertemuan madrasah ini dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan,segenap panitia inti, guru pendamping, hingga pembina Pramuka. Rapat pleno ini menjadi ruang pertanggungjawaban kolektif atas suksesnya pelaksanaan KBM ke-31 yang telah dihelat pada 20–22 April 2026 lalu. Evaluasi difokuskan pada pembedahan dinamika lapangan secara objektif, mulai dari linimasa kegiatan, logistik, pelayanan medis, hingga manajemen risiko keamanan.

Apresiasi Pimpinan: Lebih dari Sekadar Kurikulum
Membuka jalannya koordinasi, sambutan pengarahan disampaikan mewakili Kepala MAN 3 Bantul, Drs. Suyanto, yang pada kesempatan tersebut sedang melaksanakan tugas kedinasan di luar madrasah. Melalui arahan tertulisnya, Suyanto memberikan apresiasi tertinggi atas soliditas dan dedikasi luar biasa seluruh panitia lintas sektor.
Pihak madrasah menegaskan bahwa KBM bukan sekadar pemenuhan kurikulum tahunan, melainkan instrumen strategis untuk menginternalisasi kemandirian, ketangguhan, dan penanaman karakter Profil Pelajar Rahmatan lil Alamin.

Mitigasi Lapangan dan Komitmen Tanpa Batas
Meninjau aspek teknis operasional, seksi kegiatan melaporkan bahwa seluruh rangkaian agenda terlaksana secara dinamis. Menariknya, berdasarkan prinsip keselamatan (safety first), panitia sempat melakukan mitigasi situasional dengan menggeser titik Pos 2 penjelajahan malam ke rute yang dinilai lebih aman dan terpantau. Capaian positif yang disoroti tahun ini adalah melonjaknya komitmen para guru pendamping. Dengan penuh dedikasi, mereka secara disiplin mengawal barisan paling belakang guna memastikan seluruh peserta didik kembali ke madrasah dalam keadaan prima.

Catatan Konstruktif untuk Masa Depan
Sebagai ruang perbaikan, sektor Sarana Prasarana (Sarpras) dan P3K memberikan catatan konstruktif. Ke depan, madrasah memandang perlunya edukasi praterencana bagi siswa terkait keterampilan praktis, seperti penggunaan kompor portable di tenda. Selain itu, optimalisasi kesiapan logistik medis seperti ketersediaan tabung oksigen darurat menjadi poin krusial yang akan dipertajam.
Di sisi lain, seksi konsumsi patut diacungi jempol karena berhasil memastikan pasokan logistik pangan selama tiga hari penuh terdistribusi dengan sangat baik tanpa ada kendala kekurangan.

Sementara di bidang publikasi, tim dokumentasi mendorong penguatan sinergi bersama organisasi kesiswaan agar produksi konten edukasi di media sosial madrasah dapat dikelola secara lebih masif ke depannya. Rapat kemudian ditutup oleh laporan seksi keamanan yang berkolaborasi aktif dengan warga setempat, memastikan situasi di sekitar bumi perkemahan tetap kondusif.

Ketua Panitia KBM ke-31 menutup agenda dengan ungkapan rasa bangga atas integrasi kinerja yang harmonis dari seluruh sivitas akademika MAN 3 Bantul. Hasil evaluasi ini resmi disepakati untuk menjadi cetak biru (blueprint) dalam menyuguhkan kegiatan kepramukaan yang jauh lebih inovatif, aman, dan berkualitas pada tahun-tahun mendatang. (Ris)