Abban Said
Kontributor
Bantul (MAN 3 Bantul)- Pada hari jumat, 13 Februari 2026 MAN 3 Bantul menyelenggarakan Rapat Dinas yang bertempat di Aula. Kegiatan ini diikuti oleh Guru dan Tenanga Kependidikan. Rapat dinas disleenggarakan dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan 1447 H.
Bapak Dr. Suyanto, S.Ag, M.S.I, M.Pd memberikan sambutan, salah satu isi sambutannya beliau mengatakan bahwa membangun Madrasah bukan sekedar membangun gedung atau mengejar akreditasi, melainkan membangun "baiti jannati" (rumahku surgaku) dalam konteks institusi. Sebagai Kepala Madrasah, membangun rasa kekeluargaan adalah kunci agar seluruh warga madrasah bekerja dengan hati, bukan sekedar menggugurkan kewajiban.
Berikut adalah refleksi motivasi mengenai pentingnya rasa kekeluargaan di Madrasah:
1. Madrasah Sebagai Satu Tubuh ( Bunyanun Marshush )
Dalam Islam, mukmin yang satu dengan yang lain bagaikan bangunan yang saling menguatkan. Begitu pula di madrasah:
Filosofi: Jika satu guru merasa kesulitan, yang lain membantu. saling mendukung tidak membenci satu sama lain. Jika satu siswa berprestasi,Semua merasa bangga.
Visi:Kekeluargaan mengubah beban kerja yang berat menjadi perjuangan bersama yang bermakna. Kita tidak sedang berkompetisi antar rekan sejawat,melainkan berkolaborasi demi mencerdaskan anak bangsa.
2. Hubungan Guru dan Murid: Orang Tua dan Anak
Rasa kekeluargaan menghapus sekat kaku tanpa menghilangkan rasa hormat.
Pesan Utama:Guru di madrasah bukan sekadar mengajar (mu'allim),tapi juga pengasuh (murabbi).Ketika siswa merasa dicintai seperti anak sendiri,mereka akan lebih mudah menerima ilmu.
Kekuatan:Kedekatan emosional adalah pintu masuknya hidayah dan keberkahan ilmu.
Endingnya dari seluruh yang kita lakukan adalah akhwal (perkataannya baik, lembut, santun), dan akmal (perbuatannya) disesuaikan dengan amal dzohir dan amal bathin.
3. Sebagai keluarga tidak dibatasi oleh waktu, baik ketika berada dilingkungan madrasah maupun diluar madrasah, kita tetap menjadi bagian dari keluarga selamanya. begitu tandanya. Dengan demikian rasa kekeluargaan yang kuat akan membentuk kebersamaan, ketulusan dalam mendampingi murid. (Boed)