Abban Said
Kontributor
Bantul (MAN 3 Bantul) – Kebahagiaan hakiki merupakan impian setiap insan, namun jalan mencapainya sering kali terasa terjal. Menjawab keresahan tersebut, MAN 3 Bantul (MANTABA) melalui program religi unggulan SUWAIBA (Asupan Jiwa MANTABA) Episode ke-3, mengupas tuntas rahasia meraih ketenangan jiwa di dunia dan akhirat, Senin (23/02/2026).
Menghadirkan Drs. M. Munawar Yasin, S.Pd., M.S.I., Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan sekaligus Guru Sosiologi MANTABA sebagai narasumber, tausiyah bertajuk "Media Mencari Kebahagiaan Dunia Akhirat" ini menjadi sorotan di tengah momentum keberkahan Ramadan 1447 H.
Pak Munawar menegaskan bahwa ibadah puasa bukan sekadar menahan lapar, melainkan wasilah menuju derajat takwa (la’allakum tattaqun). Menurutnya, takwa adalah fondasi utama untuk merasakan kebahagiaan yang melampaui batas duniawi.
Untuk mencapai level kebahagiaan tersebut, ia merangkum tiga pilar utama yang wajib dipraktikkan:
1. Sinergi Ikhtiar dan Doa
Manusia tidak bisa lepas dari pengharapan akan rahmat Allah SWT. Namun, harapan tersebut harus diwujudkan dalam kerja keras yang dibalut doa kontinu. "Kita wajib berusaha dan berdoa agar seluruh aktivitas yang kita lakukan benar-benar diterima oleh Allah SWT sebagai amal saleh," tegas Pak Munawar.
2. Manifestasi Syukur Tanpa Batas
Merujuk pada janji Allah tentang tambahan nikmat bagi hamba yang bersyukur, ia mengingatkan agar setiap detik Ramadan diisi dengan rasa syukur. Mengingat besarnya pahala di bulan ini, syukur menjadi "asuransi" batin agar nikmat yang diterima tidak berubah menjadi azab akibat kekufuran.
3. Tawakal Total (Berserah Diri)
Pilar tertinggi adalah kepasrahan kepada ketetapan Sang Khaliq. Mengingat hakikat manusia yang lahir tanpa membawa apa pun, maka menyerahkan hidup, ibadah, hingga kematian hanya kepada Allah (Lillahi Ta'ala) adalah jalan kedamaian terdalam.
"Kepasrahan kepada Allah adalah kunci utama. Kita tidak memiliki apa-apa, segalanya milik Allah. Dengan berserah diri, kita akan merasakan nuansa Islam yang mendalam dan damai," pungkasnya.
Melalui program SUWAIBA, MAN 3 Bantul terus berkomitmen mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki ketahanan spiritual yang kokoh melalui kombinasi usaha, doa, syukur, dan tawakal.(Ris)