Sumiyati
Kontributor
BANTUL (MAN 3 Bantul) - Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantul mengadakan pertemuan rutin sekaligus acara Syawalan di Aula MTsN 1 Bantul, Rabu(1/4/2026). Momentum Idulfitri ini dimanfaatkan secara optimal oleh organisasi istri ASN tersebut untuk meningkatkan kapasitas diri. Salah satu fokus utamanya adalah memperkuat peran perempuan dalam melindungi ketahanan keluarga dari berbagai pengaruh buruk perkembangan teknologi modern.
Dalam sesi pengarahan, Pembina DWP Kemenag Bantul, H. Muntholib, mengingatkan pentingnya menjaga konsistensi ibadah dan kesucian diri pasca-Ramadan. Ia juga mengajak seluruh anggota untuk menyukseskan program Bunda Inklusi serta gerakan digitalisasi yang berbasis etika dan budaya. Sektor moral dinilai sebagai aspek yang paling rentan mengalami pergeseran di tengah derasnya arus informasi saat ini.
"Penggunaan gawai (smartphone) di lingkungan keluarga harus mulai dibatasi secara bijak, dan di sinilah peran besar ibu-ibu DWP dibutuhkan," ujar H. Muntholib di hadapan para pengurus dan anggota yang hadir.
Acara inti kemudian dilanjutkan dengan penyampaian hikmah Syawalan oleh pakar hukum dan agama, Dr. KH. Ahmad Yuhdi Muhdiar, S.H., M.Hum. Dalam ceramah yang merujuk pada Al-Qur'an Surah Az-Zariyat ayat 15-19, ia menjabarkan kriteria manusia yang dijanjikan kenikmatan surga. Karakter tersebut meliputi komitmen untuk selalu berbuat kebaikan yang totalitas (ihsan) serta kedisiplinan spiritual dengan mereduksi waktu tidur malam demi memperbanyak ibadah sepertiga malam.
"Masyarakat modern saat ini juga harus tetap bersandar pada koridor syariat Islam agar tidak tersesat dalam menghadapi fenomena hasil revolusi digital," kata Kyai Ahmad Yuhdi menegaskan esensi dakwahnya.