Abban Said
Kontributor
Bantul (MAN 3 Bantul) – MAN 3 Bantul tak mau jalan di tempat. Untuk memperkuat budaya inovasi, madrasah ini resmi melantik empat guru sebagai Agen Perubahan dalam Rapat Kerja yang digelar di Ballroom Hotel Grand Bintang Tawangmangu, Jumat 22 Mei 2026. Pelantikan ini bukan sekadar seremoni. Keempat guru ditunjuk sebagai motor penggerak transformasi di empat bidang strategis madrasah.
Mereka adalah Ismaryati untuk peningkatan kualitas riset, Siti Nur Jannah di bidang pengembangan tahfiz Al-Qur’an, Achmad Ainul Fikri untuk peningkatan keprofesian berkelanjutan GTK, dan Ahmad Wafal An’am untuk penguatan pelayanan publik madrasah. Langkah ini merupakan tindak lanjut kebijakan Kementerian Agama RI dalam mendorong reformasi birokrasi dan peningkatan mutu layanan pendidikan madrasah.
Kepala MAN 3 Bantul, Suyanto, menegaskan bahwa Agen Perubahan harus menjadi lokomotif nyata di lapangan.
“Madrasah harus terus berbenah. Agen perubahan ini yang nanti menjadi penggerak di bidang riset, tahfiz, profesionalisme guru, dan pelayanan publik. Kami ingin MAN 3 Bantul menjadi madrasah riset dan madrasah ramah layanan,” ujar Suyanto.
Setiap agen perubahan diminta menyusun program kerja spesifik, melakukan monitoring, dan melapor secara berkala. Mereka juga diharapkan jadi role model bagi guru dan tenaga kependidikan dalam membangun budaya kerja yang profesional, akuntabel, dan inovatif.
Dengan langkah ini, MAN 3 Bantul menargetkan mutu lulusan meningkat, prestasi akademik dan non-akademik bertambah, serta kepuasan layanan publik makin baik di tahun pelajaran 2026/2027. Praktik baik ini diharapkan bisa jadi inspirasi bagi madrasah lain di Kabupaten Bantul.(ris)