Abban Said
Kontributor
Bantul (MAN 3 Bantul) – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Bantul sukses menggelar perhelatan ganda: Apresiasi Tahfiz dan Pelepasan Murid kelas XII tahun ajaran 2025/2026, Rabu (13/05/2026). Momentum emosional yang berlangsung di halaman utama madrasah ini tidak sekadar menjadi seremoni kelulusan, namun juga menjadi panggung unjuk prestasi yang disaksikan oleh sekitar 640 hadirin, mulai dari tokoh pendidikan, Komite, hingga jajaran wali murid.
Hadir memberikan orasi ilmiah, Rektor UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Prof. Noorhaidi Hasan, S.Ag., M.A., M.Phil., Ph.D., membakar semangat para lulusan untuk menjadi intelektual Muslim yang kompetitif. Dalam orasinya, Prof. Noorhaidi menekankan bahwa gelar purna siswa hanyalah gerbang awal menuju pengabdian yang lebih luas.
"Pendidikan adalah instrumen mobilitas sosial yang paling ampuh. Jangan berhenti di sini. Jadilah generasi yang memiliki kedalaman spiritualitas Al-Qur'an sekaligus penguasaan sains yang mumpuni demi menjawab tantangan peradaban," tegas Prof. Noorhaidi di hadapan ratusan wisudawan dan tamu undangan.
Sejalan dengan pesan tersebut, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kabupaten Bantul, H. Muntholib, S.Ag., M.S.I., memberikan apresiasi tinggi atas capaian literasi Al-Qur'an di MAN 3 Bantul. Sementara itu, KH. Ahmad Yabidi, Lc., Pengasuh Ponpes Ali Marzuki, dalam siraman rohaninya mengingatkan pentingnya menjaga karakter akhlakul karimah sebagai fondasi utama di manapun para siswa melanjutkan studinya.
Harmoni Seni dan Prestasi
Suasana syukuran ini kian semarak dengan balutan seni religi dan budaya. Penampilan tim hadroh yang syahdu berkelindan dengan pembacaan puisi kontemplatif dan tari tradisional hasil kreasi siswa. Performa tersebut seolah menegaskan identitas MAN 3 Bantul sebagai madrasah yang mampu menyeimbangkan kecerdasan kognitif, spiritualitas, dan kreativitas seni di hadapan 640 pasang mata yang memadati lokasi acara.
Momen Haru dan Kebahagiaan
Prosesi yang dimulai sejak pukul 07.30 WIB ini mencapai puncaknya pada pukul 12.00 WIB. Isak haru dan tawa bahagia pecah saat acara ditutup dengan doa bersama. Tidak ingin kehilangan momen bersejarah, para siswa bersama orang tua mereka memadati area photobooth di ruang pertemuan madrasah untuk mengabadikan memori terakhir mereka sebagai bagian dari keluarga besar MAN 3 Bantul. Dengan terselenggaranya wisuda ini, MAN 3 Bantul kembali membuktikan komitmennya dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga teguh dalam menjaga hafalan Al-Qur’an sebagai bekal menjadi pemimpin masa depan yang religius. (Ris)