Abban Said
Kontributor
Bantul (MAN 3 Bantul) – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Bantul kembali mengukuhkan posisinya sebagai madrasah riset unggulan. Sebanyak 14 proposal penelitian yang diajukan oleh tim Excellent Researchers Club (ERC) MAN 3 Bantul dinyatakan lolos seleksi tahap awal dan berhak melaju ke tahap penelitian dalam ajang Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) tahun 2026. Kabat menggemberikan tersebut dibagikan oleh Kepala MAN 3 Bantul melalui grup WhatsApp, Selasa (7/4/2026).
Prestasi membanggakan ini melibatkan 28 siswa berbakat yang terbagi ke dalam beberapa tim lintas disiplin ilmu. Keberhasilan ini tidak lepas dari intensitas Bimbingan Riset yang dilakukan secara berkelanjutan di bawah naungan wadah ERC, yang menjadi kawah candradimuka bagi para peneliti muda di madrasah tersebut.
Hasil Kerja Keras dan Dedikasi
Koordinator riset MAN 3 Bantul, Ismaryati, menyatakan bahwa pencapaian tahun ini merupakan buah dari konsistensi siswa dalam menggali fenomena sosial maupun sains di lingkungan sekitar.
"Kami sangat bangga dengan semangat ke-28 siswa ini. Melalui ERC, mereka belajar bahwa riset bukan sekadar tugas akademik, melainkan cara berpikir kritis untuk mencari solusi atas berbagai permasalahan," ujarnya.
Langkah Strategis Menuju Final
Setelah dinyatakan lolos, ke-14 tim ini akan segera memasuki fase krusial, yaitu pelaksanaan penelitian di lapangan dan laboratorium. Pihak madrasah telah menyiapkan dukungan penuh, mulai dari fasilitas laboratorium hingga pendampingan ahli untuk memastikan data yang diambil akurat dan berkualitas.
OPSI sendiri merupakan ajang bergengsi tingkat nasional yang diselenggarakan untuk menjaring talenta peneliti muda terbaik di Indonesia. Dengan lolosnya 14 proposal ini, MAN 3 Bantul optimis dapat membawa pulang medali dan mengharumkan nama Yogyakarta di kancah nasional. (ism)