man 3 bantul MAN 3 BANTUL
Berita

Guru Fikih MAN 3 Bantul Kunjungi MAN 1 Banyumas Belajar tentang Karakter Keagamaan

Abban Said

Kontributor

223
Jumat, 14 November 2025 · 22:22 WIB
Blog Image

Banyumas (MAN 3 Bantul) – Dalam rangka peningkatan kompetensi dan mutu pendidikan karakter di madrasah, dua guru mata pelajaran Fikih dan Ushul Fikih dari MAN 3 Bantul, Novi Perwitasari, S.H.I., M.H., dan Siti Nur Jannah, S.Pd.I, turut serta dalam kegiatan studi tiru dan silaturahmi MGMP Fikih Ushul Fikih MA Se-DIY ke MAN 1 Banyumas. Kunjungan yang bertema "Pembiasaan dan Penguatan Karakter Keagamaan" ini menjadi momentum penting bagi MAN 3 Bantul untuk mengadopsi praktik terbaik.

Novi Perwitasari, S.H.I., M.H., dan Siti Nur Jannah, S.Pd.I., yang tergabung dalam MGMP Fikih Ushul Fikih MA DIY mengikuti kegiatan tersebut untuk secara langsung mempelajari strategi sukses MAN 1 Banyumas dalam membentuk karakter keagamaan bagi siswa.
Ketua MGMP Fikih-Ushul Fikih MA DIY, Muhammad Amin, S.Ag., MA, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada MAN 1 Banyumas atas sambutan hangat dan kesempatan untuk menimba ilmu. Kedua guru dari MAN 3 Bantul tersebut hadir dengan fokus utama untuk mengamati, mencatat, dan mendalami model pembiasaan yang dapat diimplementasikan setibanya di Bantul.

Puncak kegiatan ini adalah pemaparan mendalam oleh Waka Bidang Akademik MAN 1 Banyumas, Bangkit Tri Handoko, M.Pd. Ia menjelaskan secara rinci berbagai program terintegrasi yang berhasil menjadikan MAN 1 Banyumas unggul dalam penguatan karakter keagamaan, mulai dariberjabat tangan ketika pagi hari, pembacaan Asmaul Husna, ziarah, sholat berjama’ah, kajian keputrian hingga pendekatan personal berkaitan dengan kebiasaan baik tentang implementasi“Madrasah cantik tanpa lipstik.”

Novi Perwitasari dan Siti Nur Jannah aktif mengikuti setiap sesi yang ada hingga sesi tanya jawab. Banyak sekali ilmu yang didapatkan berkaitan dengan banyak hal program inovatif yang telah dilaksanakan di MAN 1 Banyumas.
"Kami sangat terinspirasi dengan sistem yang diterapkan di MAN 1 Banyumas. Terlebih dengan sebuah slogan “Madrasah Cantik Tanpa Lipstik” akan kami bawa pulang untuk diterapkan di MAN 3 Bantul," ujar salah satu guru Fikih tersebut.

Kegiatan yang diawali dengan pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur'an, dan diakhiri dengan penyerahan cinderamata dan lagu kebersamaan “Jogja Istimewa” ini berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Momen Kembul Bujono (makan bersama) menutup rangkaian studi tiru, memberikan kesempatan bagi kedua guru MAN 3 Bantul untuk berinteraksi lebih lanjut dan bertukar pengalaman dengan guru-guru Fikih dari DIY lainnya serta pihak MAN 1 Banyumas.

Melalui partisipasi aktif Novi Perwitasari dan Siti Nur Jannah, MAN 3 Bantul diharapkan dapat segera mengimplementasikan inovasi yang diperoleh untuk semakin memperkuat pondasi karakter keagamaan siswanya, sejalan dengan visi madrasah yang berkarakter dan unggul. Terlebih Siti Nur Jannah, S.Pd.I memiliki peran strategis di MAN 3 Bantul yakni menjadi Kepala Unit Keagamaan MAN 3 Bantul. (Nov)