Abban Said
Kontributor
Bantul (MAN 3 Bantul) - Remaja sering dihadapkan pada masalah emosional seperti kecemasan, depresi, menyakiti diri sendiri dan gangguan makan. Ada empat sumber masalah emosional pada remaja, yaitu intrapersonal, interpersonal, akademik, dan lingkungan. Dibandingkan dengan sumber stres lainnya, sumber stres akademik adalah yang paling signifikan pada remaja. Stres yang dirasakan seperti nilai yang lebih rendah dari harapan, ketakutan atau kecemasan menghadapi ujian, beban kerja yang tinggi di kelas, dan terlalu banyak pelajaran.
Remaja jenjang akhir (MA) merupakan tahapan penting bagi siswa, karena mulai menentukan bidang studi sesuai keinginan. Hasil belajar, yakni nilai-nilai, menjadi faktor pertimbangan untuk bisa berada dalam bidang studi yang diinginkan. Hal ini membuat remaja tertekan untuk mendapatkan nilai sesuai dengan yang diharapkan. Selain itu, ada juga perasaan tertekan karena menghadapi kesulitan dalam memahami mata pelajaran yang tentunya lebih sulit dan memiliki muatan yang lebih luas untuk dipelajari dibandingkan siswa MTs. Kondisi di mana siswa tidak mampu menghadapi tuntutan akademik dan menganggap tuntutan yang ada sebagai gangguan adalah definisi dari stres akademik.
MAN 3 Bantul menggelar seminar problematika remaja yang dimotori bidang Bimbingan Konseling (BK). Dengan tema “Temukan Passionmu, Kiat Sukses Kelas XII Menghadapi Stres Akademik" seminar diselenggarakan di aula, Rabu (15/10/2025). Seminar ini diikuti oleh seluruh siswa lelas XII. Seminar menghadirkan narasumber seorang psikolog, Muhammad Arif Rizqi. Seluruh peserta yang hadir antusias mengikuti seminar dari awal hingga akhir untuk mendalami cara-cara efektif dalam mengelola stres. (abb)