man 3 bantul MAN 3 BANTUL
Berita

Literasi Keagamaan MAN 3 Bantul: Menyelami Lebih Dalam Ilmu Agama ala Pesantren

Abban Said

Kontributor

91
Kamis, 21 Mei 2026 · 00:19 WIB
Blog Image


Bantul (MAN 3 Bantul) – Menyadari pentingnya keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan kematangan spiritual, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Bantul terus berinovasi dalam pembinaan siswa. Melalui program unggulan Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) Al-Hidayah, madrasah ini menggelar kegiatan Literasi Keagamaan yang dikemas dengan sistem pembinaan berjenjang. Kegiatan ini secara khusus diperuntukkan bagi peserta didik yang bertempat tinggal di lingkungan Pondok Pesantren, berlangsung pada Rabu (20/05/2026), mulai jam pelajaran ke-9 hingga ke-10 di area mushola madrasah.

Berbeda dengan pembelajaran konvensional, kegiatan ini menerapkan strategi pemisahan lokasi berdasarkan tingkatan kelas guna menyesuaikan kedalaman materi dan pendekatan pembinaan. Siswa Kelas X melaksanakan kegiatan di Mushola Lantai 1, sementara siswa Kelas XI berkegiatan di Mushola Lantai 2. Pembagian ini dinilai sangat efektif agar materi yang disampaikan lebih terfokus, tepat sasaran, dan sesuai dengan tahapan perkembangan keilmuan serta kedewasaan siswa.

Guna menjamin kualitas dan kelancaran kegiatan, pihak madrasah menugaskan tim pendamping yang terdiri dari para pendidik berkompeten di bidangnya. Di lantai satu, proses literasi dipimpin oleh Rheza Kusumawati, S.Ag., didampingi Dennis Fella Febrina, M.Pd., dan Umi Mu’awanah, S.Pd. Sementara di lantai dua, pembinaan dikordinasikan oleh Nafisah, S.Th.I., dengan anggota tim Abban Said, S.Pd., dan Nurul Rahmawati, S.Pd.

Para guru pendamping memiliki peran strategis, tidak hanya sekadar hadir, tetapi bertanggung jawab penuh mengondisikan suasana belajar, memandu pemahaman materi, hingga memastikan seluruh siswa aktif dan berkegiatan di tempat yang telah ditentukan. Sebagai bentuk pertanggungjawaban dan evaluasi, tim pendamping juga menugaskan serta mengumpulkan hasil kerja atau tugas literasi yang dikerjakan siswa.

Koordinasi pembinaan ini merupakan wujud nyata komitmen MAN 3 Bantul dalam membentuk karakter religius. Pihak madrasah menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari prestasi akademik, tetapi juga dari kokohnya pemahaman keagamaan dan akhlak mulia yang dimiliki siswa.

"Kegiatan literasi keagamaan ini kami jadikan agenda rutin dan prioritas. Kami ingin memastikan setiap siswa MAN 3 Bantul tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki wawasan keislaman yang luas, beriman, dan mampu mengamalkan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari," ungkap salah satu pendamping kegiatan.

Melalui langkah konkret ini, MAN 3 Bantul kembali membuktikan eksistensinya sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya mencetak siswa berprestasi, tetapi juga melahirkan generasi muda yang berkarakter, berakhlak mulia, dan siap menjadi teladan di tengah masyarakat. (Ris