Abban Said
Kontributor
Bantul (MAN 3 Bantul) – Ruang digital dan kelestarian alam kini berkelindan menjadi satu panggung kreativitas baru bagi dunia pendidikan keagamaan. Merespons panggilan terbuka dari Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), MAN 3 Bantul secara resmi menyatakan kesiapannya untuk berpartisipasi aktif dalam ajang bergengsi Lomba Video Reels bertajuk "Madrasah Asri" yang mulai bergulir pada Kamis (11/06/2026).
Ajang kreatif komparatif ini diinisiasi secara kolaboratif oleh Tim Humas, Data Informasi, dan Kerukunan Umat Bagian Tata Usaha yang bersinergi dengan Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag DIY. Kompetisi ini menantang seluruh Madrasah Negeri dan Swasta mulai dari jenjang MI, MTs, hingga MA se-DIY untuk memvisualisasikan aksi nyata peduli lingkungan, tata kelola sanitasi, serta inovasi hijau di lembaga masing-masing. Output-nya diharapkan mewujud dalam bentuk konten audio-visual pendek yang tidak hanya edukatif, tetapi juga estetik dan inspiratif bagi warganet.
Bagi MAN 3 Bantul, keikutsertaan dalam perlombaan ini bukan sekadar ajang unjuk kebolehan sinematografi. Lebih esensial dari itu, kompetisi ini menjadi momentum penting untuk menunjukkan akuntabilitas institusi yang konsisten menyeimbangkan capaian prestasi akademik dengan komitmen pelestarian lingkungan hidup. Langkah digital ini menjadi bagian dari implementasi riil madrasah dalam mendukung Asta Program Prioritas Menteri Agama RI mengenai gerakan Ekoteologi.
Melalui draf sinopsis konten yang telah dirancang matang oleh tim kehumasan, MAN 3 Bantul akan mengusung pesan filosofis "Madrasah Asri, Hati pun Berseri". Lensa kamera tim kreatif dirancang untuk mengeksplorasi sudut-sudut strategis kampus yang merepresentasikan indikator pilar ASRI (Aman, Sejuk, Rindang, dan Indah). Setiap jengkal lingkungan madrasah hijau ini akan ditampilkan sebagai ruang belajar terbuka (outdoor learning space) yang menenangkan, sekaligus medium efektif dalam mendukung penguatan karakter dan akhlak mulia peserta didik.
Saat ini, Tim Kreatif dan Humas MAN 3 Bantul tengah mengintensifkan proses pengambilan gambar (shooting) yang mendokumentasikan berbagai habituasi hijau para siswa. Pesan utama yang ingin diinjeksikan ke dalam algoritma media sosial ini adalah dimensi spiritualitas ekologis. Di sini, aktivitas sederhana seperti memilah sampah, merawat tanaman mandiri, dan menjaga kebersihan lingkungan dikonstruksikan secara mendalam sebagai bagian dari ibadah dan wujud konkret rasa syukur kepada Sang Pencipta.
Melalui partisipasi aktif dalam lomba video Reels ini, MAN 3 Bantul berikhtiar menyebarluaskan praktik baik (good practices) tata kelola lingkungan madrasah ke cakupan publik yang lebih luas. Di era transformasi informasi, konten kreatif ini diharapkan mampu menginspirasi masyarakat serta mengukuhkan eksistensi MAN 3 Bantul sebagai Madrasah Hijau yang berkomitmen melahirkan generasi pemimpin umat yang berwawasan ekologis dan responsif terhadap masa depan bumi. Hal itu juga sekaligus sebagai batu loncatan menuju adiwiyata. (Ris)