Admin
Kontributor
Bantul (MAN 3 Bantul) – MAN 3 Bantul terus menggaungkan semangat literasi di kalangan guru dan siswa dengan mengadopsi filosofi bahwa "Buku selalu memberi sayap-sayap baru yang akan membawa terbang ke taman-taman pengetahuan yang menawan." Filosofi ini menjadi pendorong utama bagi madrasah untuk memperkuat Perpustakaan Ulil Albab dan program membaca di seluruh lingkungan madrasah.
Kepala MAN 3 Bantul menjelaskan bahwa buku bukan hanya sumber informasi, tetapi juga alat transformasi yang memberdayakan individu. "Setiap halaman yang kita baca adalah sayap baru yang menuntun kita melintasi batas-batas pemikiran, membawa kita terbang ke taman-taman pengetahuan yang tak terbatas. Inilah esensi dari semangat MANTAB (Maju, Adaptif, Normatif, Tangguh, Akseleratif, dan Berprestasi) yang kami tanamkan," ujarnya.
Dalam mewujudkan visi MANTAB—yang mencakup upaya untuk menjadi madrasah yang Maju dalam prestasi dan Adaptif terhadap perkembangan zaman—budaya membaca dianggap sebagai fondasi. Melalui kegiatan literasi terstruktur, MAN 3 Bantul memastikan bahwa siswa-siswi memiliki akses tidak hanya pada kurikulum, tetapi juga pada kekayaan intelektual yang luas.
Aktivitas seperti Pojok Buku Karya Guru dan Siswa, bedah buku mingguan, dan program wajib baca 15 menit sebelum pelajaran, adalah wujud nyata komitmen madrasah. Kegiatan-kegiatan ini bertujuan agar siswa dan guru dapat terus meng-Akselerasi diri menuju prestasi yang lebih tinggi dan bermental Tangguh dalam menghadapi tantangan global.
Dengan menumbuhkan kecintaan pada buku, MAN 3 Bantul percaya bahwa mereka sedang mencetak generasi penerus yang berdaya, berpengetahuan luas, dan siap menjadi pribadi yang Berprestasi di berbagai bidang. (lif)