Abban Said
Kontributor
Bantul (MAN 3 Bantul) – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Bantul (MANTABA) mulai memanaskan mesin kreativitas menyongsong gelaran Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS3N) 2026. Sebagai upaya mempertahankan tradisi juara di level nasional, jajaran guru pendamping dan siswa delegasi menggelar koordinasi perdana pada Selasa (07/04).
Pertemuan strategis ini difokuskan pada pengenalan siswa delegasi kepada para guru pembimbing spesialis. Langkah ini dinilai krusial untuk membangun chemistry dan keselarasan visi sebelum memasuki fase latihan intensif. Dengan komunikasi yang terbangun sejak dini, siswa diharapkan lebih leluasa mengeksplorasi konsep karya, mulai dari cabang kriya, desain poster, hingga seni baca puisi.
Wakil Madrasah bidang Kesiswaan menekankan bahwa pemahaman regulasi menjadi fondasi utama. Selain perkenalan, pertemuan tersebut membedah detail regulasi terbaru FLS3N 2026 yang kian kompetitif.
"Originalitas dan kedalaman makna menjadi kunci. Kami tidak hanya mengejar keindahan estetika, tapi juga bobot pesan dalam setiap karya agar mampu bersaing di tingkat kabupaten hingga provinsi," ujar salah satu perwakilan guru pembimbing di sela-sela diskusi.
Pihak madrasah berkomitmen memberikan dukungan penuh, baik dari segi fasilitas maupun penyediaan material pendukung karya. Hal ini dilakukan mengingat persaingan di wilayah DI Yogyakarta dikenal memiliki standar teknis yang sangat tinggi. Koordinasi ditutup dengan penyusunan jadwal latihan rutin yang akan segera dimulai. Dengan sinergi antara pengalaman guru dan semangat talenta muda, MAN 3 Bantul optimis dapat kembali melahirkan seniman muda berbakat yang mampu berbicara banyak di panggung seni nasional.(Ris)