Abban Said
Kontributor
Bantul (MAN 3 Bantul) - Dalam rangka meningkatkan kesadaran siswa dalam mencegah penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD), pelatihan kader Jumantik (Juru Pemantau Jentik) kembali digelar oleh Unit Kesehatan Sekolah MAN 3 Bantul. Kegiatan ini bertujuan membekali kader dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk mengidentifikasi dan mengeliminasi sarang nyamuk Aedes Aegypti, faktor utama penyakit DBD.
Pelatihan ini diselenggarakan pada hari Selasa 21 Oktober bertempat di aula MAN 3 Bantul. Adapun pemateri dalam pelatihan Jumantik kali ini disampaikkan oleh bapak Yogie Dwi Arsena, A.Md.Kes yang merupakan bagian kesehatan lingkungan puskesmas Pleret, Wonokromo.
Materi pelatihan mencakup, pengenalan nyamuk Aedes aegypti dan siklus hidupnya, cara identifikasi jentik nyamuk, metode pencegahan dan pengendalian DBD, teknik pemantauan jentik nyamuk di rumah dan lingkungan sekitar sekolah. Acara dilanjutkan dengan pratik langsung ke toilet di sekitar aula MAN 3 Bantul.
Pelatihan kader Jumantik diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam upaya pencegahan DBD di sekolah. Dengan pengetahuan dan keterampilan yang memadai, kader Jumantik dapat menjadi agen perubahan yang efektif dalam meningkatkan kesadaran dan partisipasi siswa dalam mencegah penyebaran DBD. (eva)