Abban Said
Kontributor
Bantul (MAN 3 Bantul) – Di tengah gempuran interaksi digital yang sering kali terasa hambar, komunitas One Day One Juz (ODOJ) MAN 3 Bantul membuktikan bahwa kedekatan spiritual harus dirawat dengan pertemuan nyata. Pada Jumat (13/03/2026), keluarga besar pecinta Al-Qur'an ini menggelar agenda Buka Puasa Bersama di Omah Jejer, Bantul. Acara ini bukan sekadar seremoni makan bersama, melainkan momentum penguat ikatan persaudaraan dan upaya menjemput jalur-jalur syafaat Allah di bulan suci Ramadhan.
Al-Qur'an sebagai Pembela dan Penggenap Amal
Kegiatan yang dimulai pukul 16.30 WIB ini diwarnai dengan tradisi semaan singkat. Dalam suasana khidmat tersebut, pesan tausiyah dari Dr. Duyanto, S.Ag., M.S.I. mengenai hakikat syafaat menjadi ruh utama acara. Beliau menekankan bahwa Al-Qur'an akan hadir di akhirat sebagai pembela (Syafi'an li Ashabihi) yang memakaikan mahkota kemuliaan bagi pembacanya.
"Syafaat itu secara bahasa berarti 'genap' atau pasangan. Amal kita di dunia mungkin ganjil atau tidak sempurna, namun melalui interaksi harian dengan Al-Qur'an, kekurangan itu akan digenapi hingga kita layak mendapatkan ridho Allah," kutip narasi tausiyah tersebut. Menariknya, syafaat ini tidak hanya bagi penghafal 30 juz, tetapi bagi siapa pun yang ikhlas berinteraksi dengan kitabullah sesuai kemampuannya.
Investasi Pertemanan Sholeh
Selain jalur Al-Qur'an, acara ini juga menyoroti pentingnya Syafaat Sahabat Sholeh. Ketua Panitia menjelaskan bahwa memindahkan interaksi dari grup WhatsApp ke pertemuan fisik adalah upaya membangun "investasi pertemanan" di akhirat.
"Jika selama ini kita hanya saling sapa lewat layar ponsel, sore ini kita duduk bersama secara nyata. Kami ingin semangat ODOJ membentuk karakter komunitas yang solid, karena orang-orang sholeh akan saling mencari dan memberi syafaat di surga kelak," ujarnya.
Syukur Kepada Manusia sebagai Refleksi Tauhid
Sembari menanti azan Magrib, para peserta juga diingatkan mengenai prinsip Tauhid Sosial. Dr. Duyanto dalam pesannya menekankan bahwa syukur kepada Allah tidak akan sempurna tanpa rasa terima kasih kepada sesama manusia. Pertolongan Allah sering kali datang melalui "tangan" orang lain, dan menghargai perantara tersebut adalah bentuk pengakuan atas kebesaran-Nya.
Harapan Kedepan
Diskusi hangat mengenai progres tilawah dan strategi konsistensi ibadah menutup rangkaian acara setelah salat Maghrib berjamaah. Melalui sinergi antara literasi digital Al-Qur'an dan pertemuan fisik, ODOJ MAN 3 Bantul berharap dapat terus membumikan nilai-nilai kalamullah. Dengan partisipasi guru dan pegawai, agenda ini diharapkan menjadi pilar penting dalam menjaga kerukunan sosial dan spiritual di era modern. (Ris)