man 3 bantul MAN 3 BANTUL
Berita

Rapat Persiapan Terakhir Apresiasi Tahfiz dan Pelepasan Siswa Kelas XII MAN 3 Bantul

Abban Said

Kontributor

114
Sabtu, 09 Mei 2026 · 02:44 WIB
Blog Image

Bantul (MAN 3 Bantul) – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Bantul tengah bersiap menyambut salah satu agenda paling sakral dalam kalender pendidikan mereka: Apresiasi Tahfidz dan Pelepasan Siswa Kelas XII Tahun Ajaran 2025/2026. Melalui rapat koordinasi dan final checking yang digelar Jumat (08/05/2026), seluruh panitia mematangkan detail teknis guna memastikan acara berlangsung khidmat.
Bertempat di Aula Madrasah, rapat dipimpin oleh tim pengarah, Drs. M. Munawar Yasin, S.Pd., M.S.I.

Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa perhelatan ini bukan sekadar seremoni perpisahan biasa, melainkan panggung apresiasi bagi para penghafal Al-Qur'an dan wujud akuntabilitas publik madrasah kepada orang tua siswa.
"Ini adalah momentum sakral. Target kita, Senin depan seluruh progres administrasi dan fisik sudah tuntas 100 persen. Kita ingin memberikan pelayanan terbaik sebagai kado bagi siswa yang telah berjuang menuntaskan masa studinya," ujar Munawar dengan penuh optimisme.

Ketelitian Teknis dan Manajemen Protokol
Sekretaris Panitia, Eva Rusdamayanti, menjelaskan bahwa manajemen logistik dan undangan telah terkoordinasi dengan baik. Salah satu informasi penting bagi para siswa adalah teknis pengambilan jubah wisuda yang dijadwalkan pada Senin (11/05/2026) pukul 09.00 WIB.

Mengingat kapasitas ruangan dan upaya menjaga kekhidmatan, panitia memberlakukan kebijakan pembatasan jumlah pendamping. Strategi pengaturan tempat duduk pun disusun secara presisi berdasarkan Pedoman Teknis (Juknis) agar prosesi pemanggilan siswa berprestasi maupun reguler berjalan efisien tanpa memakan waktu berlebih. Sebagai langkah antisipasi kemacetan dan operasional madrasah, MAN 3 Bantul juga menetapkan kebijakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi siswa kelas X dan XI tepat pada hari puncak acara, Rabu (13/05/2026).

Dukungan Luas dari Jogja TV hingga Stakeholder Daerah
Kemeriahan acara ini diprediksi akan semakin terasa dengan adanya dukungan dari berbagai pihak. Jogja TV dijadwalkan hadir untuk meliput testimoni eksklusif dari Kepala Madrasah, Kanwil Kemenag DIY, hingga rektor perguruan tinggi mitra. Selain itu, apresiasi berupa karangan bunga dari mitra strategis seperti Polda DIY dan tokoh masyarakat Bantul mulai mengalir sebagai bentuk dukungan moral.

Tak hanya fokus pada aspek visual dan acara seni seperti penampilan hadroh, dan paduan suara, panitia juga menunjukkan kepedulian pada kelestarian lingkungan. Manajemen limbah pasca-acara, termasuk penanganan sampah karangan bunga, telah dirancang agar lingkungan madrasah tetap bersih dan asri setelah hajatan besar berakhir. Dengan sinergi totalitas ini, MAN 3 Bantul optimis prosesi purnasiswa tahun ini akan meninggalkan kesan mendalam secara spiritual dan edukatif bagi seluruh lulusannya. (Ris)