man 3 bantul MAN 3 BANTUL
Berita OSIM

Seminar Candra Kanthi KARTINI#5 Dorong Murid Bijak Bermedia Sosial

Admin

Kontributor

20
Selasa, 28 April 2026 · 01:24 WIB
Blog Image

Bantul (MAN 3 Bantul) – Candra Kanthi Kartini#5 yang digelar oleh OSIM Bima Sakti merupakan seminar yang dilakukan selama 1 tahun sekali dan sudah berjalan selama 5 tahun berturut-turut. Dengan mengadakan seminar ini, diharapkan para siswa menghargai dan mengenang peran R.A Kartini sebagai tokoh emas inspirasi wanita Indonesia, serta menanamkan rasa bangga terhadap budaya lokal. Seminar yang dilaksanakan pada tanggal 28 April 2026 di ruang Aula MAN 3 Bantul ini dihadiri oleh perwakilan setiap kelas. Hadir sebagai narasumber dalam seminar, Dina dan Nadia dari Miss Glow Indonesia. Dina dikenal sebagai Founder Miss Glow Indonesia pada tahun 2025. Selain itu beliau juga dikenal sebagai bidan, seorang content creator, influencer, model, dan host TikTok. Sedangkan Nadia juga dikenal sebagai seorang Perwakilan Miss Glow Indonesia pada tahun 2025 tingkat provinsi. Beliau juga dikenal sebagai pedagang fashion melalui online, model, dan seorang content creator.

Seminar kali ini mengambil tema Being Wise in Using Social Media Has a Positive Impact on The Nation yang mempunyai arti Bersikap Bijak Dalam Bermedia Sosial, Memiliki Dampak Positif Bagi Bangsa. Tema ini dipilih karena media sosial memiliki pengaruh besar dalam kehidupan, terutama pada generasi muda. Menggunakan media sosial secara bijak dapat memberikan dampak positif, seperti menyebarkan informasi yang bermanfaat, meningkatkan kreativitas, serta membangun citra bangsa yang lebih baik. Siswa diajak agar lebih berhati-hati dalam menggunakan media sosial. Melalui sikap yang bijak dalam bermedia sosial, masyarakat dapat menciptakan lingkungan digital yang positif dan mendukung kemajuan bangsa. Selain itu, hal ini juga mengajarkan tentang pentingnya etika di media sosial dengan cara menjaga reputasi diri, mencegah penyebaran berita negatif, dan menjaga lingkungan media sosial yang sehat.

Di seminar ini, siswa belajar bahwa saat di media sosial sekalipun, semua orang perlu menjaga sikap dan juga reputasi diri sendiri dengan teknologi yang semakin canggih di era ketika ada banyak sekali berita beredar di media sosial. Maka dari itu kita juga perlu memilah mana yang baik untuk dikonsumsi atau hanya sekedar untuk diketahui saja. Adapun caranya pencegahannya agar kita tidak terjerumus ke dalam berita yang salah, yaitu seperti tidak ikut ikutan berkomentar negatif, memeriksa kebenenaran berita, dan tidak mudah percaya sebelum benar tau apakah itu sebuah berita hoax atau fakta. Dina menambahkan dalam seminar, bagaimana etika yang bijak ketika berpendapat di media sosial. Berpendapat di media sosial harus disampaikan dengan sopan dan tidak menyerang, tidak memicu kebencian atau provokasi, serta menghargai perbedaan pandangan.

 Dengan demikian media sosial dapat terjaga dan bisa lebih bermanfaat bagi bangsa kita. Seminar ini juga dimeriahkan dengan sesi tanya jawab dilanjutkan pembagian doorprize bagi murid yang berani mengajukan pertanyaan. Sesi ini berhasil mendorong para peserta untuk merefleksikan dan mengubah pandangan mereka terhadap etika bermedia sosial sehingga terdapat beberapa pertanyaan yang diajukan oleh beberapa siswa yang membuat acara semakin meriah. (nis)