Abban Said
Kontributor
Bantul (MAN 3 Bantul) – MAN 3 Bantul kembali menegaskan eksistensinya sebagai lembaga pendidikan yang berkomitmen kuat mengembangkan budaya riset dan literasi di kalangan peserta didik. Hal ini dibuktikan melalui pelaksanaan Seminar Hasil Karya Tulis Ilmiah (KTI) yang berlangsung di Aula MAN 3 Bantul, pada Kamis (18/6/2026). Kegiatan ini menjadi puncak dari rangkaian program pembelajaran berbasis penelitian yang diwajibkan bagi seluruh siswa kelas XI, sekaligus tolok ukur keberhasilan madrasah dalam membangun pola pikir kritis, kreatif, dan ilmiah.
Sebagai syarat mutlak kenaikan kelas, seluruh siswa kelas XI dibagi dalam kelompok yang masing-masing beranggotakan tiga orang untuk menyusun karya tulis ilmiah. Proses penelitian dan penulisan berjalan bertahap selama beberapa bulan, dimulai dari penyusunan draf pada April hingga Mei 2026, kemudian disempurnakan pada Juni setelah para siswa menyelesaikan Asesmen Sumatif Akhir Tahun (ASAT). Setiap karya telah melalui tahap bimbingan intensif oleh guru pendamping dan uji kelayakan di hadapan tim penguji. Dari seleksi ketat tersebut, terpilih satu kelompok terbaik dari setiap kelas untuk mempresentasikan hasil risetnya dalam forum seminar sebagai bentuk apresiasi atas kualitas dan kedalaman kajian yang dilakukan.
Kepala MAN 3 Bantul, Dr. Suyanto, S.Ag., M.S.I., M.Pd. dalam sambutannya mengapresiasi kerja keras seluruh siswa dan guru pembimbing yang telah menyelesaikan rangkaian kegiatan ini dengan luar biasa. Ia menegaskan, program karya tulis ilmiah bukan sekadar pemenuhan tugas akademik, melainkan strategi utama madrasah dalam mencetak generasi yang cerdas, berkarakter, dan mampu bersaing.
“Karya tulis ilmiah adalah sarana terbaik untuk melatih siswa berpikir sistematis, objektif, dan peka terhadap masalah di sekitarnya. Kami ingin lulusan MAN 3 Bantul tidak hanya pandai secara teori, tetapi mampu menganalisis, mencari solusi, dan menyumbangkan gagasan yang bermanfaat bagi lingkungan. Ini adalah wujud nyata dari konsep madrasah berbasis riset yang kami bangun, sejalan dengan visi Kementerian Agama untuk meningkatkan kualitas pendidikan madrasah,” tegas Dr. Suyanto.
Lebih lanjut, ia berharap hasil-hasil penelitian yang dipresentasikan dapat menjadi referensi, bahkan diterapkan untuk kemajuan madrasah dan kesejahteraan masyarakat. Ia juga mengajak seluruh elemen madrasah untuk terus mendorong budaya literasi dan inovasi agar MAN 3 Bantul senantiasa menjadi pelopor pendidikan yang berkualitas dan berkarakter.
Dalam seminar ini, tujuh karya tulis unggulan dipaparkan dengan beragam topik yang mencakup aspek bahasa, pendidikan, sosial, budaya, hingga nilai keagamaan. Tema-tema yang diangkat menunjukkan kepekaan siswa terhadap fenomena yang terjadi di lingkungan sekitar, mulai dari isu teknologi, perilaku remaja, pendidikan karakter, hingga pelestarian budaya.
Berikut adalah daftar karya yang dipresentasikan:
• Kelas XI A dengan judul Analisis Onomatope dalam Komik "Dorm DU" karya Kafaza, di bawah bimbingan Dwi Siwi Rumpakaning Rukmi, S.Pd. Penelitian ini mengkaji unsur kebahasaan dalam karya sastra populer sebagai sarana pemahaman makna dan estetika bahasa.
• Kelas XI B mengangkat judul Dampak Penggunaan Dompet Digital Terhadap Perilaku Konsumtif Murid Kelas XA dan XC MAN 3 Bantul Tahun Ajaran 2025/2026, dengan bimbingan Abban Said, S.Pd. Kajian ini menyoroti pengaruh perkembangan teknologi keuangan terhadap pola perilaku ekonomi remaja di lingkungan madrasah.
• Kelas XI C menyajikan penelitian berjudul Pengaruh Antara Overprotektif Orang Tua dengan Kemandirian pada Siswa Kelas XI C MAN 3 Bantul, dibimbing oleh Sinta Dewi Purwati, S.Pd. Studi ini membedah dinamika hubungan keluarga dan dampaknya terhadap pembentukan karakter kemandirian peserta didik.
• Kelas XI D menghadirkan inovasi melalui karya berjudul Pitutur Quest Game: Inovasi Media Pembelajaran Berbasis Website Sebagai Revitalisasi Pitutur Luhur Jawa dalam Pembentukan Karakter Peserta Didik MAN 3 Bantul, di bawah bimbingan Dra. Ninik Indriyanti. Penelitian ini menggabungkan teknologi digital dengan kearifan lokal untuk pelestarian nilai budaya dan pendidikan karakter.
• Kelas XI E menyumbangkan karya berjudul Analisis Kebijakan Pembatasan Sampah Plastik di MAN 3 Bantul Tahun Ajaran 2025/2026 di bawah bimbingan Muhammad Herdyan Prasetyo, S.Pd. Penelitian ini mengkaji tingkat efektivitas penerapan kebijakan pengelolaan lingkungan hidup di lingkungan satuan pendidikan.
• Kelas XI F menghadirkan karya berjudul Efektivitas Metode Pembelajaran Audio Visual dan Literasi Terhadap Hasil Belajar Siswa dengan bimbingan Sabrina Al Zahro, S.Pd. Kajian ini berfokus pada evaluasi dan perbandingan dampak penggunaan metode pembelajaran terhadap pencapaian hasil belajar peserta didik.
• Kelas XI G menutup pemaparan dengan karya berjudul Kajian Pesan Moral dan Nilai Religius dalam Film Kitab dan Illiyin, dibimbing oleh Siti Nur Jannah, S.Pd.I. Penelitian ini menelaah media audio visual sebagai sarana penyampaian pesan moral dan nilai keagamaan.
Kegiatan seminar ini bukan sekadar ajang presentasi hasil kerja, melainkan wujud nyata penerapan kurikulum yang berorientasi pada penguasaan kompetensi dan pengembangan karakter. Melalui kegiatan ini, peserta didik dilatih untuk mampu mengidentifikasi masalah, merumuskan solusi, serta menyajikan gagasan secara sistematis, objektif, dan ilmiah. Keberhasilan pelaksanaan program ini semakin memperkuat posisi MAN 3 Bantul sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya unggul dalam prestasi akademik, tetapi juga menjadi pelopor dalam pengembangan budaya riset, literasi, dan inovasi yang berlandaskan nilai-nilai keislaman dan kebangsaan, sejalan dengan visi misi Kementerian Agama dalam meningkatkan kualitas pendidikan madrasah. (Ris)