Sumiyati
Kontributor
BANTUL (MAN 3 Bantul) – Keluarga besar MAN 3 Bantul menggelar acara Syawalan dan Halalbihalal, Sabtu (11/04/2026) di halaman madrasah. Agenda tahunan ini menjadi momentum istimewa karena mempertemukan seluruh guru, pegawai, hingga para purna tugas dalam satu ikatan silaturahmi yang hangat. Kepala Madrasah, Dr. Suyanto, S.Ag., M.S.I., dalam sambutannya menekankan bahwa hubungan di madrasah ini melampaui status kepegawaian, melainkan sebuah ikatan kekeluargaan yang bersifat abadi.
Acara inti diisi dengan pengajian hikmah Syawalan oleh Dr. Anis Masduki, Lc., M.S.I., yang mengupas sejarah Halalbihalal sebagai kearifan lokal Indonesia untuk merajut persatuan. Beliau menjelaskan secara filosofis bahwa momen ini adalah waktu yang tepat untuk "mengurai benang kusut" atau melepaskan ikatan kesalahan antar sesama. Dengan menetralkan ego, seluruh keluarga besar MANTABA diharapkan dapat kembali fitri dan memulai lembaran baru dengan hati yang bersih.
Dalam uraiannya, Dr. Anis juga menyoroti pentingnya kekuatan senyuman dalam dunia pendidikan. Beliau berpesan agar para guru senantiasa menyambut siswa dengan wajah bahagia, karena senyum merupakan sedekah paling sederhana yang mampu membangun citra positif madrasah. Menurutnya, lingkungan sekolah yang menyenangkan akan tercipta dengan sendirinya apabila interaksi antara pendidik dan peserta didik didasari oleh keramahan dan ketulusan.
Terkait tantangan zaman, Dr. Anis mengingatkan pentingnya menjaga Generasi Alfa dari dampak negatif media sosial. Kehadiran guru secara fisik dan spiritual sangat krusial untuk menyuburkan hati anak didik dengan cahaya ilmu, sebagaimana air hujan menyuburkan bumi. Di tengah gempuran digital, peran guru sebagai teladan moralitas menjadi kunci utama dalam menjaga keseimbangan antara penguasaan teknologi dan etika para siswa.
Kegiatan yang berlangsung penuh keakraban ini ditutup dengan sesi pembagian doorprize yang menambah kemeriahan suasana. Sebagai puncak acara, seluruh keluarga besar MANTABA melaksanakan prosesi mushafahah atau saling berjabat tangan. Tradisi ini menjadi simbol nyata permohonan maaf dan komitmen bersama untuk terus memajukan MAN 3 Bantul sebagai institusi pendidikan yang unggul dan harmonis.(sum)