Abban Said
Kontributor
Bantul (MAN 3 Bantul) – Guna memperkuat tata kelola yang akuntabel, transparan, dan berorientasi pada peningkatan kualitas layanan pendidikan, Tim Pengembang Madrasah (TPM) MAN 3 Bantul menggelar rapat koordinasi strategis penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Madrasah (RKAM) Tahun Anggaran 2026. Kegiatan ini berlangsung di Aula Utama madrasah pada Senin (15/6/2026), dihadiri seluruh jajaran pemangku kebijakan utama untuk memastikan perencanaan berjalan matang dan selaras dengan kebijakan Kementerian Agama.
Rapat pleno yang dimulai pukul 10.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kepala MAN 3 Bantul, Dr. Suyanto, S.Ag., M.S.I., M.Pd., didampingi Kepala Tata Usaha serta para Wakil Kepala Madrasah bidang Kurikulum, Kesiswaan, Keagamaan, Humas, dan Sarana Prasarana. Pertemuan ini menjadi wadah integrasi gagasan agar setiap alokasi dana dan program kerja yang disusun benar-benar menjawab kebutuhan pengembangan madrasah, sekaligus sejalan dengan arah kebijakan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantul maupun Kementerian Agama RI.
Dalam arahannya, Dr. Suyanto menegaskan bahwa RKAM bukan sekadar dokumen administrasi tahunan, melainkan instrumen strategis dan kompas operasional lembaga yang menentukan arah kemajuan madrasah dalam satu tahun ke depan.
"RKAM adalah jembatan vital antara rencana strategis dengan pelaksanaan nyata di lapangan. Penyusunannya harus terintegrasi, berbasis data, dan berpegang teguh pada prinsip efisiensi, transparansi, serta efektivitas. Setiap rupiah yang dialokasikan wajib memberikan dampak nyata bagi peningkatan mutu pembelajaran, pengembangan sumber daya manusia, serta kesejahteraan seluruh warga madrasah," tegas Dr. Suyanto.
Lebih lanjut ia menggarisbawahi tiga pilar utama yang menjadi prioritas anggaran tahun 2026, yaitu transformasi digital layanan dan pembelajaran, peningkatan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan, serta penguatan karakter dan moderasi beragama bagi peserta didik. Ketiga fokus ini sejalan dengan kebijakan pusat dalam mewujudkan madrasah yang unggul, berdaya saing, dan berkarakter Islami.
Secara teknis, rapat berlangsung dinamis dan mendalam. Setiap bidang memaparkan proyeksi program kerja yang disusun berbasis data Evaluasi Diri Madrasah (EDM) serta capaian kinerja tahun sebelumnya. Hal ini menjamin bahwa program yang dirancang merupakan solusi atas tantangan riil yang dihadapi, bukan sekadar rutinitas kegiatan.
• Bidang Kurikulum memfokuskan rencana pada pengembangan iklim akademik yang kompetitif, penerapan Kurikulum Merdeka secara optimal, serta penyediaan sarana pendukung pembelajaran berbasis teknologi.
• Bidang Kesiswaan dan Keagamaan bersinergi merancang program unggulan untuk memperkuat nilai keislaman, moderasi beragama, dan pembentukan akhlak mulia sebagai ciri khas lulusan madrasah.
• Bidang Humas dan Sarana Prasarana menargetkan optimalisasi kemitraan strategis serta pembaruan fasilitas guna menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan modern.
Seluruh usulan program dan anggaran yang dipaparkan kemudian didiskusikan, diselaraskan, dan diprioritaskan agar sesuai dengan pagu anggaran yang tersedia serta kebutuhan mendesak institusi.
Melalui kematangan perencanaan ini, MAN 3 Bantul menegaskan komitmennya agar pelaksanaan anggaran tahun 2026 nanti berjalan tertib, tepat sasaran, dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum maupun administrasi. Langkah ini sekaligus menjadi bukti nyata dukungan madrasah terhadap program prioritas Kementerian Agama dalam mengakselerasi peningkatan mutu pendidikan agama dan keagamaan di wilayah Bantul.
Dengan RKAM yang kokoh dan berbasis data, MAN 3 Bantul siap mewujudkan visi menjadi lembaga pendidikan yang unggul dalam prestasi, kokoh dalam iman, dan adaptif terhadap kemajuan zaman. (Ris)