man 3 bantul MAN 3 BANTUL
Berita

SUWAIBA MAN 3 Bantul Bahas Etika Bermedia Sosial, Siswa Diajak Hindari Fanatisme Berlebihan

Sumiyati

Kontributor

48
Minggu, 22 Maret 2026 · 01:07 WIB
Blog Image

Bantul (MAN 3 Bantul)  – MAN 3 Bantul kembali menghadirkan edukasi keagamaan melalui program digital SUWAIBA (Asupan Jiwa Inspiratif MANTABA). Pada episode ke-26 yang tayang Selasa (17/03/2026), materi yang diangkat berkaitan dengan etika remaja Muslim dalam menggunakan media sosial. Narasumber dalam kegiatan ini adalah Jawza’ Najlaa’ Mu’minah Al Lathiif, siswi kelas X C, yang mengajak generasi muda untuk lebih bijak dalam bersikap di dunia digital, terutama dalam menghadapi fenomena fanwar atau perdebatan antar-penggemar di media sosial.

Dalam pemaparannya, Jawza’ menjelaskan bahwa media sosial dapat menjadi sarana kebaikan, tetapi juga dapat menimbulkan konflik jika tidak digunakan dengan bijak. Ia mengingatkan bahwa rasa suka terhadap tokoh, kelompok, atau karya tertentu tidak boleh membuat seseorang bersikap berlebihan hingga merendahkan orang lain. Setiap tulisan dan komentar di internet, menurutnya, sama seperti ucapan yang harus dipertanggungjawabkan, sehingga pengguna media sosial perlu menjaga tutur kata dan sikap.

Ia juga menyoroti bahwa komunikasi di dunia maya sering terasa lebih keras karena tidak adanya pertemuan langsung. Hal ini membuat seseorang mudah menulis komentar yang menyakiti tanpa memikirkan dampaknya. Oleh karena itu, ia mengajak teman-temannya untuk membiasakan berpikir sebelum menulis, mempertimbangkan manfaat dan akibat dari setiap pesan yang akan dikirim agar tidak menimbulkan permusuhan. Sikap saling menghormati dinilai penting agar media sosial tetap menjadi tempat yang nyaman bagi semua orang.

Melalui program SUWAIBA, MAN 3 Bantul berupaya menanamkan nilai-nilai akhlak dalam penggunaan teknologi kepada para siswa. Madrasah berharap generasi muda mampu memanfaatkan media sosial untuk hal-hal positif, seperti berbagi ilmu, motivasi, dan inspirasi. Dengan sikap yang bijak dan santun di dunia digital, siswa diharapkan dapat menjadi teladan serta membawa manfaat bagi lingkungan sekitarnya.