man 3 bantul MAN 3 BANTUL
Berita

Tumbuhkan Generasi Berkarakter, MAN 3 Bantul Gelar Upacara Bendera dan Deklarasi Bersama Polres Bantul

Nur Salamah

Kontributor

139
Senin, 20 Juli 2026 · 20:03 WIB
Blog Image

Bantul (MAN 3 Bantul) Suasana khidmat menyelimuti lapangan MAN 3 Bantul saat jajaran kepolisian dari Polres Bantul dan Polsek Pleret hadir dalam upacara bendera rutin, Senin (20/07/2026). Sinergi antara kepolisian dan pihak madrasah ini bertujuan memberikan pembekalan karakter langsung agar para pelajar mampu membentengi diri dengan memperuat karakter. Upacara ini diikuti oleh seluruh murid, guru, dan pegawai.

Bertindak sebagai Pembina Upacara, Kepala Urusan Pembinaan Operasional (KBO) Satuan Binmas Polres Bantul, Iptu Zainal Mustaqim. Kehadiran jajaran kepolisian ini merupakan bagian dari gerakan serentak pembinaan karakter pelajar di seluruh wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Kegiatan ini sekaligus menjadi tindak lanjut nyata dari Instruksi Gubernur DIY Nomor 6512 Tahun 2026 tentang Penanganan Kenakalan Anak Usia Sekolah yang Berujung pada Tindak Pidana di Ruang Publik.

Dalam amanatnya, Iptu Zainal Mustaqim yang membacakan pesan dari Gubernur DIY menegaskan bahwa pelajar memegang peranan yang sangat krusial bagi masa depan bangsa. Setiap keputusan kecil yang diambil oleh remaja saat ini akan menentukan nasib mereka di masa depan.

"Masa depan Daerah Istimewa Yogyakarta, bahkan bangsa ini, sedang dibangun di ruang-ruang kelas tempat kalian belajar hari ini, serta dalam setiap keputusan kecil yang kalian ambil saat sepulang sekolah. Sungguh sayang jika potensi besar kalian sebagai calon pemimpin bangsa harus padam hanya karena satu malam yang salah," ujar Iptu Zainal di hadapan ratusan siswa MAN 3 Bantul.

Pihak kepolisian juga menyoroti realitas memprihatinkan yang kerap terjadi di ruang publik saat ini, kenakalan remaja yang mengarah pada ranah hukum pidana. Menurut KBO Satbinmas Polres Bantul tersebut, pelanggaran terjadi dari akumulasi kelalaian-kelalaian kecil seperti ketidakmampuan menolak ajakan yang salah dari lingkungan pertemanan.

Oleh karena itu, Iptu Zainal mengajak seluruh siswa MAN 3 Bantul untuk kembali menanamkan falsafah leluhur, yaitu Eling lan Waspada (Ingat dan Waspada).

"Kalian harus selalu eling, ingat pada jati diri kalian yang sesungguhnya dan ingat pada orang tua yang menaruh harapan besar di rumah. Serta harus waspada, karena bahaya dan pengaruh buruk hari ini sering kali datang dengan wajah yang menyenangkan, namun berujung pada penyesalan yang tidak bisa ditebus oleh apa pun," tambahnya.

Lebih lanjut, Iptu Zainal juga memberikan motivasi kepada murid untuk semangat dalam menggapai prestasi. Iptu Zainal terkesan dengan murid MAN 3 Bantul yang dengan penuh khidmad melaksanakan upacara.

Upacara bendera hari itu ditutup dengan pembacaan Deklarasi Bersama Warga Sekolah. Melalui deklarasi ini, seluruh elemen di MAN 3 Bantul berkomitmen untuk menolak segala bentuk kekerasan, tawuran, serta penggunaan barang-barang terlarang demi menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan berkarakter.

Kehadiran langsung Polres Bantul di lingkungan madrasah disambut positif oleh MAN 3 Bantul. Waka Kesiswaan, M. Munawar Yasin menilai bahwakehadiran kepolisian memberikan dampak psikologis yang kuat bagi para murid.

“Kehadiran langsung kepolisian ke sekolah dan menjadi pembina upacara memberikan kesan mendalam bagi murid. Pesan yang disampaikan sangat penting untuk dipahami, apalagi kegiatan ini ditutup dengan deklarasi bersama," ungkap Yasin.

Langkah ini diharapkan dapat memperkuat kolaborasi lintas sektoral antara kepolisian, pihak madrasah, dan orang tua dalam mengawasi anak-anak, terutama pada jam-jam rawan sepulang sekolah. (sal)